SketsaNusantara.id - Lazimnya, sebuah masjid hanya memiliki 1 muazin yang bertugas saat adzan dan qomat.
Namun, ada yang berbeda dari Masjid Agung Sang Cipta Rasa di Cirebon. Saat ibadah sholat Jumat, ada 7 muazin yang bertugas untuk mengumandangkan seruan panggilan sholat kepada seluruh laki-laki dewasa di hari suci tersebut.
Masjid ini berada di dalam kompleks Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, persis di bagian barat alun-alun, sebagaimana konsep tata letak yang diajukan oleh Sunan Kalijaga.
Pendirian masjid ini terinspirasi oleh Masjid Agung Demak yang memang menjadi patokan bangunan-bangunan tempat ibadah umat Islam di Jawa masa itu.
Lalu, kenapa ada 7 muazin yang bertugas pada saat ibadah sholat Jumat?
Sejarah dari bermulanya tradisi tersebut berawal dari keyakinan masyarakat bahwa 7 muazin yang bertugas itu dapat mengusir jin jahat.
Dilansir SketsaNusantara.id dari buku Karakteristik & Mitos Masjid Agung Peninggalan Kerajaan Islam di Jawa karya Fairuz Sabiq (2021), tradisi itu bermula ketika ada gangguan dari Aji Menjangan Wulung menjelang waktu sholat Subuh.
Siapa sosok Aji Menjangan Wulung ini?
Dalam cerita yang beredar di masyarakat Cirebon, Aji Menjangan Wulung adalah sosok pendekar sakti yang memiliki ilmu hitam.
Disebutkan pula ia sangat membenci Islam dan para penganutnya. Oleh karena itu, ia menjadikan Masjid Agung Sang Cipta Rasa sebagai sasaran pelampiasan kebenciannya itu.
Ia kerap memanjat dan mengintai di atas dinding masjid, lalu menyerang setiap orang yang akan melantunkan seruan panggilan sholat.
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Korbankan Jenis Sapi Simental di Masjid Baiturrahman Semarang, Ternyata Berasal dari Ras Tertua di Dunia
Di Balik Larangan Pejabat Masuk ke Masjid Menara Kudus: Kisah Ajian Sunan Kudus di Tengah Perebutan Tahta Kesultanan Demak
Bukan Masjid Biasa! 4 Keunikan Arsitektur Masjid Menara Kudus, Bingkai Akulturasi Budaya Nusantara Warisan Wali Songo
Nekat Melanggar, 2 Presiden Indonesia Ini Lengser Usai Masuk ke Masjid Menara Kudus, Mitos atau Fakta?
Ikonik dan Lambang Akulturasi Budaya dan Tiga Agama, Batu Pertama Masjid Menara Kudus Berasal dari Palestina