Kamis, 4 Juni 2026

Makna 3 Atap Masjid Agung Tertua Peninggalan Islam di Nusantara, Bukti Warisan Hubungan Politik Jawa dan Cina

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 1 Juli 2024 | 06:10 WIB
Ada makna mendalam dari gaya arsitektur Masjid Demak terutama di bagian atap. (Instagram.com/@masjid.agung.demak)
Ada makna mendalam dari gaya arsitektur Masjid Demak terutama di bagian atap. (Instagram.com/@masjid.agung.demak)

Islam adalah sikap penyerahan diri atau ketundukan seorang muslim untuk mewujudkan kebaikan di dunia dan akhirat.

Baca Juga: Siapa Nama Asli Sunan Bonang? Sering Dikira Julukan atas Alat Dakwahnya, Ternyata Gelar saat Jadi Imam Masjid Demak

Sedangkan Ihsan adalah pengabdian sepenuhnya sebagai hamba Allah SWT.

Terkait atap yang berlapis 3 itu juga ada yang menganggapnya sebagai warisan hubungan politik antara penguasa Islam di Jawa dengan orang Cina.

Anggapan tersebut merujuk pada sosok Raden Patah, sultan pertama Kerajaan Demak, yang merupakan keturunan Cina. Nama aslinya adalah Jin Bun dan merupakan putra dari Raja Majapahit, Prabu Brawijaya dengan putri Campa.

Selain itu, proses pembangunan masjid tersebut juga melibatkan para pekerja dari Jawa dan etnis Cina.

Lapisan atapnya juga dikaitkan dengan struktur bangunan pagoda yang identik dengan struktur Budhis.

Dari temuan-temuan tersebut, tak heran jika Masjid Agung Demak dapat diterima semua lapisan masyarakat saat itu karena mengandung pola agama dan gaya arsitektur yang akrab dijumpai.***

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Buku Karakteristik & Mitos Masjid Agung, Fairuz Sabiq (2011)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X