Senin, 20 Juli 2026

Seni Rajah Tubuh Tertua di Dunia Ternyata Ada di Indonesia, Sudah Ada Sejak Tahun 1.500 SM! Lokasinya di...

Photo Author
Agus Rangga Mahardika, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 29 Juni 2024 | 15:22 WIB
Potret vokalis Red Hot Chili Peppers Anthony Kiedis asyik nongkrong bareng suku asli Mentawai.  (Instagram/chilipeppers. )
Potret vokalis Red Hot Chili Peppers Anthony Kiedis asyik nongkrong bareng suku asli Mentawai. (Instagram/chilipeppers. )

SketsaNusantara.id - Vokalis Red Hot Chili Peppers (RHCP), Anthony Kiedis belum lama ini membuat gempar dunia maya lantaran potretnya yang sedang asyik duduk bersantai bersama dua warga lokal di Kepulauan Mentawai Sumatera Barat.

Bukan orang sembarangan, dua warga lokal tersebut dikenal sebagai sirekei atau dukun mentawai.

Kepulauan Mentawai sendiri dikenal sebagai salah satu daerah di Sumatera Barat yang punya kekayaan pariwisata hingga ekonomi kreatif.

Baca Juga: Spot Taman Piknik Bisa Bawa Makanan dari Luar di Bali: View dan Direct Acces ke Sungai

Ialah seni rajah tradisional atau seni tato yang namanya sudah mendunia.

Maka jangan heran, jika berkunjung ke Mentawai akan mendapati banyak masyarakat asli yang merajah tubuhnya dengan tato.

Bukan sekadar tato, status sosial, tanah asal, hingga seberapa hebat seorang pemburu terlihat dari ukiran di tubuh masyarakat Mentawai.

Seni merajah tubuh di Mentawai kabarnya sudah ada sejak tahun 1.500 SM dan sudah dilakukan secara turun temurun oleh suku Mentawai.

Baca Juga: 'Gusjigang' Sebuah Wasiat Sunan Kudus yang Punya Makna Mendalam untuk Mengubah Hidup

Menariknya, seni rajah di Mentawai jauh dari kesan modern dan masih tradisional. Sebelum mulai merajah, penato atau biasa disebut sipatiti akan melakukan upacara bersama sikerei terlebih dahulu.

Lalu sipatiti akan membuat gambar kasar pada bagian tubuh yang akan ditato.

Setelahnya, proses rajah dilakukan dengan menggunakan jarum tradisional yang terbuat dari kayu.

Menggunakan tongkat kayu, tubuh yang akan ditato pun secara perlahan akan dipukul untuk memasukkan pewarna ke dalam kulit.

Baca Juga: 5 Ras Ini Jadi Leluhur Bangsa Indonesia! Sudah Ada Sejak Berabad-abad Lalu

Halaman:

Editor: Agus Rangga Mahardika

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X