Perburuan ini dianggap sebagai bagian dari budaya dan tradisi yang tidak terpisahkan dari kehidupan mereka.
Komisi Perburuan Paus Internasional mengakui perburuan paus Lamalera sebagai perburuan tradisional yang diperbolehkan.
Baca Juga: Mengungkap Misteri dan Keindahan Leuweung Sancang: Hutan Legendaris di Ujung Kabupaten Garut
Namun, berbeda dengan negara lain yang memiliki regulasi jelas, Indonesia belum memiliki aturan khusus mengenai perburuan tradisional ini.
Musim berburu paus di Lamalera dilakukan dalam skala kecil, hanya untuk konsumsi atau barter dengan bahan pangan, berbeda dengan Jepang yang mencabut larangan perburuan paus untuk tujuan komersial.
Jepang beralasan hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan, meskipun negara tersebut sudah mampu mencukupi kebutuhan protein dan lainnya.
Baca Juga: Cafe Vibes Ubud Bali di Banyuwangi, Makin Malam Semakin Seru buat Nongkrong, Nama Cafenya...
Tradisi berburu paus di Lamalera tetap bertahan sebagai bagian integral dari budaya dan identitas masyarakatnya, meski dihadapkan pada tantangan dan kecaman dari berbagai pihak.***
Artikel Terkait
Hidden Gem! 5 Rekomendasi Wisata Pantai di Garut Jawa Barat, Pesona Keindahan Laut yang Tidak Ada Duanya
Konon Lahir dari Telur, Inilah Surga Tersembunyi di Papua Barat yang Memikat Dunia dengan Keajaiban Pesona Baharinya
5 Rekomendasi Wisata Populer Murah Meriah di Surabaya Jawa Timur yang Cocok Buat Liburan, Nomor 3 Bisa Sambil Belajar Sejarah
Yuk Ajak Temen Ngopi di Rekomendasi Coffee Shop di Lumajang yang Paling Hits dan Asyik, Nomor 3 Punya Suasana Jadul Banget
Yuk, Ngopi di Lofi Coffee and Space! Tempatnya Asri dan Teduh Cocok untuk Healing Sambil WFA
Bukan Jakarta! Ternyata Inilah Kota Tertua di Indonesia dengan Sejarah Panjang, Dibelah Sungai yang Tak Pernah Mati