Tempat ini dianggap keramat dan wisatawan dilarang naik ke atas Compang.
Desa Wae Rebo dihuni oleh 44 keluarga yang sebagian besar berprofesi sebagai petani kopi, umbi-umbian, dan cengkeh.
Para wanita di desa ini juga terkenal dengan kerajinan tenun khas NTT.
Pengunjung yang datang akan disuguhkan kopi khas Flores yang ditanam oleh penduduk setempat, memiliki cita rasa yang khas dan nikmat.
Baca Juga: Gratis, Tempat Lari di UGM dengan Track Panjang dan Fasilitas Lengkap, View Cocok untuk Healing
Untuk kebutuhan air bersih, masyarakat mengandalkan sumber mata air pegunungan yang disebut sosor, terbagi menjadi dua yaitu sosor pria dan sosor wanita.
Desa Wae Rebo terletak di Kecamatan Satarmese Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur.
Untuk mencapai desa ini, perjalanan dimulai dari Labuan Bajo menuju Desa Denge.
Baca Juga: Cafe di Banyuwangi Serasa di Ubud: Dijamin Nyaman dan Bikin Betah Nongkrong
Dari Desa Denge, pengunjung harus trekking selama sekitar dua jam menyusuri jalur setapak yang menanjak dan melewati tiga pos.
Selama musim hujan, jalur trekking menjadi lembab dan licin.
Oleh karena itu, pastikan untuk mempersiapkan alas kaki yang tidak licin, pakaian yang nyaman, dan barang bawaan yang tidak terlalu berat.
Baca Juga: Cafe Ala Bali di Kota Metropolitan, Dijamin Bikin Betah Nongkrong di Pusat Kota saat Liburan
Setibanya di pos terakhir, pengunjung harus membunyikan kentongan tradisional dari bambu yang disebut Pepak sebagai tanda kedatangan tamu.
Artikel Terkait
Nekat Melanggar, 2 Presiden Indonesia Ini Lengser Usai Masuk ke Masjid Menara Kudus, Mitos atau Fakta?
Ikonik dan Lambang Akulturasi Budaya dan Tiga Agama, Batu Pertama Masjid Menara Kudus Berasal dari Palestina
7 Misteri Kontroversi Kematian Syekh Siti Jenar: Jenazah Diganti Anjing dan Berubah Menjadi Sekuntum Melati Wangi
Suka Makan Sate Lilit? Kenali Terlebih Dahulu Tentang Sejarah dan Filosofi Kuliner Sate Lilit Khas Bali
Soeharto, Tahtanya Abadi Hingga 32 Tahun Masa Orde Baru, Benarkah Karena Tak Pernah Injakkan Kaki di Kediri?
Cafe View Jogging Track dan Lapangan Bola Pertama di Surabaya, Bikin Semangat Olahraga