Namun berdasarkan informasi dari laman Visiting Jogja Istimewa milik Pemerintahan Yogyakarta, makam tersebut sebenarnya adalah kuburan Tumenggung Endranata.
Tumenggung Endranata merupakan pengkhianat Kerajaan Mataram.
Saat Mataram menyerang markas VOC di Batavia, Tumenggung Endranata membocorkan tempat logistik pasukan kerajaan.
Sultan Agung yang mengetahui hal ini langsung menghukum Tumenggung Endranata dengan memenggalnya.
Tubuh tanpa kepala milik Tumenggung Endranata dikubur di salah satu anak tangga yang hingga saat ini diinjak-injak pengunjung.
Tujuannya adalah sebagai pembelajaran bagi orang yang berkhianat.
Sementara kepala Tumenggung Endranata dikuburkan di tengah-tengah gapura.***
Artikel Terkait
Mahfud MD Sebut Negara Dalam Bahaya Cengkeraman Mafia Tambang, Kasus Tambang Liar Sangihe Contoh Lambannya Pemerintah...
Tantang Anies Baswedan Bermain Catur, Panji Pragiwaksono Lontarkan Pertanyaan Mengejutkan Ini...
Ekslusif Main Catur Bersama Panji Pragiwaksono, Anies Baswedan Beberkan Soal Kejanggalan Putusan MK dalam Gugatan Pilpres 2024
Viral! Ibu Lansia Diduga Jalan Kaki Dari Jakarta Ke Banyuwangi Hingga Mendarat di Jember, Komen Netizen di Luar Dugaan
Gempar! Tersebar Video Sekumpulan Ubur-Ubur Terdampar di Tepi Pantai Watu Ulo Jember, Simak Himbauannya
Menggigil Dari Malam Sampai Pagi? BMKG Sampaikan Pemicu Fenomena Bediding di Jember dan Sekitarnya
Lagi! DKI Jakarta Menduduki Peringkat 3 Dengan Kualitas Udara Terburuk Sedunia, Komentar PJ Gubernur Diserbu Netizen