Kamis, 4 Juni 2026

Nyaris Punah Ditelan Zaman, Beginilah Ritual Tradisional Jawa Menjaga dan Merawat Bumi

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Jumat, 14 Juni 2024 | 15:15 WIB
Ilustrasi ritual panen padi masyarakat Jawa. (Pexels.com/Pixabay)
Ilustrasi ritual panen padi masyarakat Jawa. (Pexels.com/Pixabay)

Kemudian, makanan yang sudah dihidangkan dibagikan kepada masyarakat sekitar, lalu disantap bersama-sama.

Akademisi pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Siwi Indarti, M.P. menyebut bahwa tradisi tersebut adalah bentuk rasa syukur atas proses budidaya padi yang telah mencapai masa panen.

“Wiwitan ini sebagai bentuk rasa syukur karena setelah melewati proses budidaya padi, kita bisa sampai di waktu panen pagi ini”, ujarnya, dikutip dari situs PIAT (Pusat Inovasi Agro Teknologi) UGM.

Selain sebagai ungkapan rasa syukur, Wiwitan juga mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam.

Selain itu, ritual ini menjadi praktik konkrit menjaga kelestarian tradisi pertanian yang telah berlangsung turun-temurun.***

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: UGM, Kemenparekraf.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X