Kamis, 4 Juni 2026

Dibangun dengan Uang Rampasan Perang Jepang, Jembatan di Palembang Ini Punya Panjang Lebih dari 1 km!

Photo Author
Irma Agustiana, Sketsa Nusantara
- Selasa, 11 Juni 2024 | 19:44 WIB
Jembatan Ampera, Palembang  (palembang.go.id)
Jembatan Ampera, Palembang (palembang.go.id)

Desain awal jembatan ini adalah Jembatan Angkat Vertikal, sehingga bagian tengah dapat terangkat untuk memberikan kapal jalan.

Baca Juga: Garis Wallace Memisahkan Dua Dunia Ekologis di Kepulauan Indonesia, Tidak Terlihat Namun Berpengaruh

Untuk mendukung desain tersebut, jembatan dibangun dengan baja yang diperkuat dengan kawat baja dengan tinggi 11,5 meter dan lebar 22 meter.

Untuk mendukung struktur jembatan supaya kuat, dibuat 6 kaki penyokong yang dipancang sedalam 75 meter ke tanah.

Masing-masing sisi-sisinya memiliki menara setinggi 63 meter dengan jarak antar menara sekitar 75 meter.

Baca Juga: Sudah Mendunia! Indonesia Jadi Surga Bagi Penikmat Kopi dengan Ragam Citarasa yang Menggoda 

Karena merupakan jembatan angkat vertikal, maka terdapat bandul di masing-masing menara seberat 500 ton untuk mengangkat bentang utama dengan kecepatan angkat berkisar 10 meter per detik.

Tahun 1970, bentang tengah sudah tidak diangkat lagi karena dianggap mengganggu lalu lintas. Kemudian tahun 1990 bandul dilepas karena dianggap membahayakan.

Hingga saat ini, jembatan Ampera tetap menjadi akses penting lalu lintas di Sumatra Selatan khususnya kota Palembang.***

 

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: bppk.kemenkeu.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X