Namun, bagi yang takut ketinggian, disarankan tidak melihat ke bawah saat menapaki jembatan ini.
Keindahan lanskap pegunungan dan, jika beruntung, lautan awan yang memberikan sensasi berada di negeri atas awan, akan membuat pengalaman ini tak terlupakan.
Selain Jembatan Kaca, Pintu Langit Sky View juga menyediakan spot foto gratis yang Instagramable, seperti figura besar yang menghadap Gunung Sindoro.
Spot foto lain termasuk Balon Udara, Meja Dating, Jembatan Mini, dan tentunya landmark Pintu Langit Sky View.
Fasilitas ini membuat pengunjung betah berlama-lama, terutama saat cuaca mendukung.
Jangan lupa mengenakan pakaian tebal karena Dieng terkenal dengan udara dingin pegunungannya.
Baca Juga: Banyak Pocong? Coba Intip 5 Desa Dengan Nama Unik di Tanah Jawa, Barangkali Ada Wilayahmu
Untuk masuk ke Pintu Langit Sky View, tiket seharga Rp 15.000 per orang cukup sepadan dengan fasilitas dan pemandangan yang ditawarkan.
Tiket parkir dihargai Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Harga tiket dapat berubah sesuai kebijakan pengelola.
Baru-baru ini, Villa Pintu Langit juga dibuka. Jadi, bagi yang tidak ingin melewatkan momen Golden Sunrise, sebaiknya booking Villa Pintu Langit sebelum berkunjung.
Baca Juga: Camping Ini Nyempil di Dalam Desa! Baru di Malang, Wisata Alam Paling Syahdu dengan Sungai Jernih
Pintu Langit Sky View di Wonosobo benar-benar destinasi yang menawarkan keindahan alam dan spot foto yang menarik.
Ini menjadikannya tempat yang wajib dikunjungi untuk menikmati pesona pegunungan tanpa repot mendaki.***
Artikel Terkait
Ingin Santai Estetik Sambil Menikmati Malam Layaknya di Santorini? Langsung Aja Kunjungi Dira Beach Cafe Jember, Menunya Murah Meriah Banget
Solusi Liburan Bareng Keluarga yang Murah Meriah di Jember, Cocok Untuk Libur Sekolah Bareng Bocil
Wisata Pegunungan Puncak Rembangan Jember, Jadi Salah Satu Pilihan Destinasi Wisata Saat Liburan Panjang
Destinasi Liburan Terbaru di Jakarta dengan Nuansa Pantai Ala Hawai dan Bali, Cocok Untuk Healing Sekeluarga
Spot Menarik Titik Nol Kilometer Banyuwangi: Jadi Penanda Pusat Kerja Bakti Warga Tahun 1775
Suaka Margasatwa Jarang Dijamah Manusia di Jember, Dulu Jadi Tempat Perdagangan Burung Walet