Kamis, 4 Juni 2026

Hanya Ada 20 Ekor di Pangandaran, Satwa Langka ini Bisa Melayang Tanpa Sayap

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 9 Juni 2024 | 07:15 WIB
Satwa unik dan langka di Pangandaran, terbang tanpa sayap. (ksdae.menlhk.go.id)
Satwa unik dan langka di Pangandaran, terbang tanpa sayap. (ksdae.menlhk.go.id)

SketsaNusantara.id - Beragam jenis satwa unik tersebar di kepulauan Indonesia. Bahkan, tak sedikit yang populasinya menurun akibat ulah manusia.

Salah satu jenis satwa yang unik ini tergolong sebagai mamalia, tetapi memiliki kemampuan melayang atau seperti terbang.

Padahal, hewan ini tidak memiliki sayap layaknya burung yang dipahami fungsinya untuk terbang atau melayang.

Baca Juga: Mengenal Axolotl, Satwa Amfibi Salamander Unik Asal Mexico yang Terancam Punah pada Habitat Asalnya Namun Berkembang Sangat Baik di Indonesia

Hewan ini adalah tando merah atau dalam bahasa Jawa biasa disebut walangkopo, luwuk, bajing gendu, atau koobong.

Sedangkan dalam bahasa Sunda, hewan ini biasa disebut beluk.

Nama resmi hewan ini dalam bahasa Indonesia adalah tando merah (Latin: Petaurista petaurista Pallas).

Baca Juga: Nepal van Java Rupanya Blusukan Sampai Dusun, Ini Wisata Alam Paling Rekomendasi di Magetan

Dilansir SketsaNusantara.id dari situs Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), tupai terbang ini tergolong dalam famili sciuridae yang umumnya hidup di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan.

Populasi hewan ini sebenarnya juga tersebar ke belahan bumi lain, seperti di Pakistan, Afghanistan, Semenanjung Malaysia, dan India Utara.

Sayangnya, warga lokal kerap memburu tando merah, baik sebagai hewan peliharaan atau karena dianggap sebagai hama.

Baca Juga: Rasakan Sensasi Pacu Adrenalin di Klaten, Ada Wisata Alam Dengan Segudang Wahana Menarik

Kemampuan hewan ini bisa berpindah cepat dari satu pohon ke tempat lain dengan cara melayang.

Hal itu karena hewan ini memiliki selaput tipis pada tubuhnya yang jika direntangkan bisa membantunya melayang.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: KSDAE

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X