Sementara itu, pada alas candi terdapat banyak relief kawanan singa sebagai simbol kekuatan, keberanian dan kemenangan.
Candi Jabung kemungkinan bersar berkaitan dengan Kerajaan Majapahit. Pada tahun 1331, Tribuwana Tunggadewi beserta Gajah Mada menggempur sebuah daerah yang masih berdaulat di Pulau Jawa yakni Ketah dan Sadeng.
Hal ini berbeda jauh pada seperempat abad ke dua, ketika penerus Tribuwana Tunggadewi yaitu Raja Hayam Wuruk malah dipuja dan diagung-agungkan oleh rakyat Ketah yang dulu merupakan daerah yang dihancurleburkan oleh Tribuwana Tunggadewi.
Candi Jabung sendiri merupakan perlambang untuk mengabadikan pendermaan kerabat Hayam Wuruk. Di sinilah kemudian Hayam Wuruk singgah dan melakukan upacara keagamaan dengan khusyuk.***
Artikel Terkait
Download 11 Link Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni 2024 Lengkap dengan Tema, Yuk Lestarikan Bumi!
Hutan Adat di Papua Terancam Hilang Berganti Perkebunan Sawit, Template Poster dan Tagar All Eyes on Papua Viral di Medsos
Gus Jaddin Bakal Calon Perseorangan Diberi Waktu 5 Hari Perbaiki Syarat Pendaftaran di Pilkada Jember 2024
Jumlah Pupuk Meningkat Drastis, Serapan Petani Miris: Ini Penjelasan Pemkab Jember
Penyampaian LPP APBD 2023, Bupati Jember Hendy Siswato Akui Dapat Banyak Catatan Penting dari BPK
9 Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 untuk Ucapan Unik dan Menarik World Environment Day
Hanya Menerima 10 Pembeli Saja, Restoran Unik di Yogyakarta Ini Sajikan Menu Khas Dari Resep Warisan Bung Karno