Di kawasan Semeru, kepercayaan terhadap makhluk gaib masih kuat. Danau Ranu Kumbolo kerap dikaitkan dengan penampakan misterius. Sejumlah pendaki mengaku melihat cahaya oranye yang berubah menjadi sosok perempuan.
Kepercayaan lain menyebut adanya pantangan berkata menaklukkan puncak Semeru. Pelanggaran diyakini membawa kesialan, seperti tersesat atau terjatuh. Pantangan ini diwariskan sebagai bagian dari etika mendaki.
Tradisi sesaji kepada dewa Gunung Mahameru juga dikenal di Bali. Upacara dilakukan setiap delapan hingga dua belas tahun. Ritual ini dilakukan setelah menerima petunjuk gaib dari sang dewa.
Cerita-cerita tersebut memperlihatkan bagaimana Gunung Semeru dimaknai melampaui batas fisik. Ia menjadi simbol keseimbangan, penghubung dunia, dan ruang spiritual. Warisan ini terus hidup dalam budaya dan kepercayaan masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Soal Tabung Whip Pink di Vlog Reza Arap, Polda Metro Jaya Mengaku Tak Bisa Ambil Tindakan: Bukan Penertiban tapi Edukasi
Hadiri Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Malang, Presiden Prabowo Umumkan Kampung Haji Indonesia di Mekkah: Pertama dalam Sejarah
5 Fakta Calon Gedung Baru MUI Setinggi 40 Lantai, Bekas Gedung Kedubes Inggris hingga Statusnya Sebagai Cagar Budaya
Uang Pribadi Hilang, Guru SD di Jember Geledah 6 Siswa, Berujung Bakal Dilaporkan ke Dinas Pendidikan, Ternyata Karena...