Kamis, 4 Juni 2026

Menyingkap Wajah Lain Jombang: Dari Tempat Persembunyian Raja Airlangga hingga Drama Matinya Jalur Kereta Api

Photo Author
Hari Prasetia, Sketsa Nusantara
- Selasa, 3 Februari 2026 | 21:30 WIB
Peta Jombang 1884.   (SketsaNusantara.id/M Faisol)
Peta Jombang 1884. (SketsaNusantara.id/M Faisol)

Matinya jalur besi ini ternyata bukan tanpa sebab. Riset sejarah menunjuk kebijakan Bupati R. Soedirman pada tahun 1970-an sebagai faktor pemicu utamanya.

Kala itu, pemerintah daerah gencar melakukan pembangunan infrastruktur jalan raya dan terminal bus. Kebijakan ini secara langsung mengubah tren mobilitas masyarakat Jombang.

Warga yang dulunya mengandalkan kereta api, berbondong-bondong beralih menggunakan bus dan angkutan kota (angkot) yang dianggap lebih fleksibel.

Fenomena ini menjadi bukti nyata bagaimana kebijakan politik seorang kepala daerah dapat mengubah wajah transportasi dan pola hidup masyarakatnya secara permanen.

Rangkaian fakta sejarah ini membuktikan bahwa Jombang bukan sekadar basis kaum santri semata. Ia adalah mozaik peradaban yang utuh, menyimpan cerita tentang pelarian raja, keagungan ratu, hingga transformasi kota modern yang dinamis.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X