Minggu, 19 Juli 2026

Ada Sejak Tahun 2014 di Jember! Kuliner Lontong Balap Khas Surabaya Ini Jadi Primadona Tak Tertandingi, Lokasinya...

Photo Author
Rina Anggriani, Sketsa Nusantara
- Kamis, 29 Januari 2026 | 17:00 WIB
Lontong Balap makanan khas Surabaya yang di Jember populer sejak tahun 2014 (Instagram/@surabayapunyacerita)
Lontong Balap makanan khas Surabaya yang di Jember populer sejak tahun 2014 (Instagram/@surabayapunyacerita)

SketsaNusantara.id - Indonesia memang terkenal dengan berbagai aneka ragam kuliner khas yang berbeda-beda setiap daerah, salah satunya Lontong Balap yakni makanan khas Surabaya.

Meski Lontong Balap ini adalah makanan khas Surabaya, warga Jember tidak perlu jauh-jauh ke sana hanya untuk mencicipi makanan khasnya. Karena di Jember sudah ada warung yang menyajikan kuliner Lontong Balap khas Surabaya.

Rupanya warung Lontong Balap di Jember ini sudah ada sejak tahun 2014, dan masih terus menjadi primadona yang rasanya tak pernah tertandingi. Rupanya sang penjual ini dulunya pernah berjualan di Surabaya, dan akhirnya pindah ke Jember.

Baca Juga: Desa Wisata Adat Arjasa Jember: Destinasi Edukasi Budaya dengan Warisan Megalitikum, Seni Ritual, hingga Kuliner Khas Lokal

Seperti halnya penjual Lontong Balap di Surabaya, yang biasanya dilengkapi juga dengan sate kerang dan es kelapa muda.

Warung Lontong Balap di Jember ini juga menyajikan sate kerang dan es kelapa muda untuk dijadikan penawar bagi orang-orang yang alergi kerang.

Warung Lontong Balap tersebut kerap dikenal dengan nama 'Warung Lontong Balap Cak Huda', meski warung tersebut terlihat sederhana tapi di sana tergolong bersih.

Baca Juga: Tak Sekadar Pemandangan Merapi, Desa Wisata Tunggul Arum Tawarkan Ritual Budaya, Kuliner Lokal, dan Spot Transit Lava Tour

Lokasinya berada di Jl. KH Achmad Dahlan, Kebondalem, Kelurahan Kepatihan, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember. Yang tepatnya berada di depan HMS (toko bahan kue). Warung tersebut buka setiap hari dari pagi-sore, dilansir SketsaNusantara.id dari akun TikTok @targetkulineran.

Lontong Balap makanan khas Surabaya ini terdiri dari lontong, touge rebus, tahu goreng yang dipotong-potong, lentho, yang kemudian disiram dengan kuah kacang gurih dan pedas, serta dilengkapi dengan bawang goreng di atasnya.

Yang menjadikan Lontong Balap berbeda dengan lainnya yakni penambahan lentho di dalamnya, karena itu yang menjadi kunci nikmatnya makanan khas Surabaya yang satu ini.

Baca Juga: Tak Pakai Kacang dan Kecap, Sate Ratu Yogyakarta Jadi Destinasi Kuliner Favorit Wisatawan Lokal dan Mancanegara

Lentho itu terbuat dari kacang yang sudah direndam di dalam aneka bumbu selama satu malam, kemudian ditumbuk, dikepal dengan tangan, dan selanjutnya digoreng.

Untuk menambah cita rasa makanan khas Surabaya ini, bisa menambahkan kecap dan sambal petis, kemudian dipadukan dengan kerupuk udang.

Asal-usul nama Lontong Balap ternyata disebabkan oleh penjualnya yang selalu berjalan cepat atau sedikit berlari agar bisa sampai di Pasar Wonokromo untuk mencari tempat yang strategis, sehingga bisa banyak pembeli.

Dari jalan cepat inilah, memberi kesan bahwa antar pedagang Lontong Balap berpacu menjual dagangannya dengan cara siapa cepat ia dapat (dalam bahasa Jawa: balapan), yang akhirnya dari "balapan" ini kemudian dikenal dengan nama Lontong Balap.

Pada zaman dulu, penjual Lontong Balap biasanya membawa dagangannya dengan dipikul, dan untuk saat ini sebagian besar sudah menggunakan gerobak dorong, sepeda motor atau berjualan diam di tempat yakni dengan membuka warung, seperti halnya di Jember.

Meski begitu, tentu tak mengurangi keunikan dari Lontong Balap sebagai makanan khas Surabaya.

Rupanya penyajian makanan dengan menggunakan lontong sudah populer sejak ajaran islam dibawa oleh Sunan Kalijaga. Namun, dulunya kerap dikenal dengan ketupat.

Karena proses pembuatan ketupat yang dirasa sulit dan harus memiliki keahlian, dimana dalam pembuatan ketupat bahan pembungkusnya adalah daun kelapa muda atau janur.

Oleh karena itu untuk memudahkannya, masyarakat menggunakan alternatif lain yakni dengan daun pisang, dan hingga saat ini dikenal dengan sebutan lontong.

Selain Lontong Balap, banyak sekali aneka makanan yang bahan utama penyajiannya menggunakan lontong seperti lontong sayur, dan lontong cap gomeh, bahkan beberapa juga memadupadankan lontong dengan bakso.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X