Minggu, 19 Juli 2026

Jember Siap Hadirkan Pusat Kuliner Malam, Food Street Digadang-gadang Jadi Solusi Ekonomi Baru

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Minggu, 7 Desember 2025 | 20:13 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait saat dikonfirmasi. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Bupati Jember Muhammad Fawait saat dikonfirmasi. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Bupati Jember Muhammad Fawait, memberikan tanggapan positif terhadap tingginya minat masyarakat soal rencana pembentukan Food Street atau pusat jajanan jalanan. Pernyataan ini disampaikan saat menggelar Sholawat Kampoeng di Balai Desa Nogosari, Rambipuji, pada Minggu, 7 Desember 2025.

Gus Fawait menjelaskan bahwa proyek pembangunan Food Street ini bukan sekadar upaya untuk menciptakan keramaian. Namun, inisiatif ini merupakan strategi kunci yang bertujuan untuk menstimulasi lahirnya sentra pertumbuhan ekonomi baru dan memberikan ruang pengembangan signifikan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jember.

Bupati menyatakan keyakinannya bahwa Food Street adalah langkah solutif yang sangat strategis. "Saya yakin Food Street ini adalah salah satu cara untuk menciptakan pusat keramaian baru yang berfungsi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pengembangan UMKM," tegasnya.

Baca Juga: Anggaran UHC Jember Naik Tahun Depan, Upaya Pemkab Perangi AKI, AKB dan Stunting

Gus Fawait juga menjamin bahwa, rencana ini telah melalui koordinasi dan konsultasi mendalam dengan berbagai pihak terkait, termasuk para tokoh agama. 

"Kami sudah berkomunikasi dengan semua pihak. Insya Allah, inisiatif ini tidak akan menimbulkan masalah atau kesulitan," tambahnya.

Mengenai aspek teknis operasional, Gus Fawait memaparkan bahwa konsep Food Street di Jember akan beroperasi pada malam hari. Beliau bahkan membandingkan ambisinya dengan lokasi-lokasi wisata malam terkenal di kota lain. 

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Ajak Warga Jadi Pengawas Pemerintahan dan Generasi Muda di Acara Sholawat Kampoeng

"Konsepnya nanti akan dibuka malam. Jadi, kalau Surabaya punya Kota Lama, Malang punya Kayu Tangan, dan Jogja punya Malioboro, maka Jember akan punya Food Street," jelasnya.

Rencananya, pengembangan pusat kuliner ini akan difokuskan pada jalur strategis, yaitu dari Stasiun Jember menuju area Pendopo dan berlanjut ke Jalan Kartini, dengan harapan dapat menjangkau hingga kawasan Matahari.

Gus Fawait berharap agar proyek Food Street ini dapat segera terwujud dan berjalan lancar. "Insya Allah, begitu ini terealisasi dengan baik, semua pihak akan terkejut dengan hasilnya, dan banyak yang akan tertarik untuk bergabung," pungkas Gus Fawait.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKLIK DI SINI

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X