Pengunjung bisa menikmati Paket Wisata kami mulai dari Paket Wisata One Day Tour, Heritage and Art Camp, Arjasa Heritage and Fun Trip, Research Tour.
Wisatawan juga dapat menikmati kuliner khas Desa Wisata Adat Arjasa. Beberapa di antaranya adalah Nasi Gudhug, Soto Essoh, dan bakso lava. Nasi Gudhug dibuat dari nangka muda dengan kuah kluwek berwarna gelap.
Soto Essoh menjadi kuliner khas lainnya. Hidangan ini berbahan dasar jeroan sapi dengan kuah santan berwarna kuning. Penyajiannya menggunakan nasi ketan putih sebagai pendamping.
Desa Wisata Adat Arjasa juga memiliki Sendang atau patirtan. Situs ini merupakan peninggalan Hindu Jawa kuno dari tahun 600 Saka. Hingga kini, sendang masih digunakan untuk ruwatan dan melukat.
Produk ekonomi kreatif juga dikembangkan oleh masyarakat setempat. Wisatawan dapat menjumpai lukis bakar atau seni pyrography. Kerajinan ini memanfaatkan limbah kayu dan dapat dipesan sesuai kebutuhan.
Selain itu, Desa Arjasa memiliki batik khas bernama Batik Silabango. Motif ta’ bhuta’an menjadi ciri utama batik ini. Motif tersebut tidak ditemukan di daerah lain.
Untuk wisata keluarga, tersedia Citra Wisata Mandiri Waterpark. Fasilitas ini dilengkapi kolam renang anak, ruang ramah keluarga, area kuliner, dan camping ground.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Daya Tarik Desa Wisata Gabugan Sleman Yogyakarta, Konsep Pedesaan Alami dengan Agrowisata Salak Gading dan Aktivitas Edukatif
Daya Tarik Desa Wisata Trumpon Sleman Yogyakarta: Kebun Salak Pondoh dengan Pemandangan Merapi hingga Menoreh
Ingin Liburan Murah Bernuansa Alam? Desa Wisata Sambi Sleman Hadirkan Sawah, Sungai, Budaya Lokal, dan Aktivitas Keluarga
Hanya 5 KM dari Monjali, Desa Wisata Tanjung Sleman Menyimpan Joglo 200 Tahun dan Pengalaman Hidup yang Masih Utuh
Desa Wisata Pulesari Sleman: Konsep Go Green, Sungai Jernih, dan Agrowisata Salak yang Ramai sejak 2012