4. Perubahan pakaian tari Gandrung.
Meski telah mengalami banyak perubahan tapi Tari Gandrung tetap dilestarikan hingga saat ini oleh para pemuda salah satunya melalui Festival Gandrung Sewu, yang pelaksanaannya rutin diselenggarakan setiap Bulan Oktober.
Festival Gandrung Sewu ini sudah dilakukan sejak tahun 2012 hingga saat ini.
Seperti namanya yang memiliki arti Tari Gandrung Seribu, tentu Tari Gandrung Sewu ini dilakukan oleh 1000 penari.
Bukan hanya dari pemuda berbakat di Banyuwangi, tapi juga dari berbagai penjuru kota juga ikut serta didalamnya.
Yang mana para peserta Tari Gandrung Sewu ini melalui tahap seleksi yang cukup ketat, hingga bisa terpilih dan tentunya harus melakukan beberapa tahapan sampai prosesi Meras Gandrung.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Dikenal Sebagai Tarian Tanpa Pengiring Musik, Inilah Sejarah dan Keunikan Tari Kecak Dari Bali
Pesona 1000 Patung, Cuma Ada di Banyuwangi! Wisata Paling Autentik Ini Surganya Tari Gandrung
Apa Hubungannya dengan Sunan Kalijaga? Sejarah Tari Tayub, Lenggak-Lenggok Cantik Kesenian dari Nganjuk
Mengenal Tari Srimpi Pramugari, Tarian Simbol Perlawanan Sultan Hamengkubuwono I Melawan Penjajah
6 Kesenian Tari Tradisional dari Kalimantan Timur, Warisan Budaya Khas Suku Dayak hingga Perpaduan Budaya Melayu