Selain itu, desa wisata ini juga mengembangkan kegiatan wisata alam dan outbond. Aktivitas tersebut dirancang untuk wisata keluarga maupun kelompok.
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, pengelola membangun fasilitas akomodasi. Beberapa homestay berbentuk rumah limasan disiapkan bagi wisatawan.
Homestay tersebut memungkinkan pengunjung merasakan pengalaman tinggal di lingkungan desa. Interaksi langsung dengan warga menjadi nilai tambah wisata.
Perkembangan Desa Wisata Kaki Langit mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pada tahun 2017, desa ini masuk kandidat Kampung Adat Terpopuler.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia 2017. Desa Wisata Kaki Langit juga menjadi finalis lomba desa wisata nasional.
Ajang tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata. Pencapaian ini memperkuat posisi Kaki Langit sebagai destinasi unggulan Mangunan.
Hingga kini, Desa Wisata Kaki Langit terus dikembangkan secara berkelanjutan. Potensi alam, budaya, dan kerajinan tetap menjadi fondasi utama pengelolaan wisata.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
7 Alasan Desa Wisata Krebet Bantul di Yogyakarta Menarik Dikunjungi, Ada Kerajinan Batik Kayu sampai Prestasi Nasional
7 Alasan Harus Datang ke Kampung Wisata Kadipaten Yogyakarta, Destinasi Budaya Jawa yang Tenang di Jantung Kota
Pernah Dianggap Ancaman Sawah, Burung Kuntul Justru Mengangkat Desa Ketingan Sleman Jadi Desa Wisata Unggulan
Tak Sekadar Pemandangan Merapi, Desa Wisata Tunggul Arum Tawarkan Ritual Budaya, Kuliner Lokal, dan Spot Transit Lava Tour
Daya Tarik Desa Wisata Gabugan Sleman Yogyakarta, Konsep Pedesaan Alami dengan Agrowisata Salak Gading dan Aktivitas Edukatif