Metode yang digunakan sarat simbol budaya Jawa. Sunan Kalijaga dikenal mengajarkan Islam melalui pendekatan simbolik. Wayang, arsitektur joglo, dan bentuk atap tajug menjadi media dakwah.
Model masjid beratap tumpang ganjil merupakan contoh perpaduan budaya lokal dan Islam. Pendekatan ini memudahkan penerimaan ajaran Islam di Jawa. Pola tersebut bertahan hingga berabad-abad kemudian.
Masjid Agung Demak akhirnya tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah. Ia menjadi simbol kejayaan Islam awal di Jawa. Peranan Sunan Kalijaga meninggalkan warisan yang terus hidup dalam lanskap masjid Nusantara.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Sejarah Lebaran Ketupat yang Gak Asing Lagi Jadi Rangkaian Idul Fitri, Ternyata Tradisi Ini Dikenalkan oleh Sunan Kalijaga, Apa Tujuannya?
Polemik Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Bikin Redup? Sunan Kalijaga Ungkap Status dr Oky Pratama dalam Kasus Sindikat Skincare
Bukan Sunan Bonang apalagi Sunan Kalijaga, Tembang Tombo Ati Ternyata Punya Asal-usul yang Lebih Baheula
Pangeran Diponegoro Pernah Ketemu Sunan Kalijaga? Ada Ramalan Mencengangkan yang Diucapkan Anggota Wali Songo
5 Fakta Dakwah Islam Sunan Kalijaga yang Ternyata Sangat Cerdik dan Tanpa Kekerasan