Peristiwa patriotik dimulai setelah salat subuh pada Jumat, 23 Januari 1942. Pasukan Nani Wartabone bergerak menuju pusat pemerintahan Belanda.
Pasukan Rimba menarik simpati masyarakat sepanjang perjalanan. Ribuan rakyat bergabung dari Suwawa hingga Kota Gorontalo.
Massa rakyat bersama Pasukan Rimba menguasai tangsi polisi. Pejabat dan aparat kolonial Belanda ditangkap.
Dalam catatan sejarah, sedikitnya 15 orang pejabat kolonial berhasil diamankan. Bendera Merah Putih kemudian dikibarkan di Kantor Pos Gorontalo.
Nani Wartabone membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Gorontalo.
Pada hari yang sama, dibentuk Pucuk Pimpinan Pemerintahan Gorontalo. Nani Wartabone ditetapkan sebagai kepala pemerintahan.
Konsolidasi kekuatan dilanjutkan dengan pembentukan pasukan pengawal kota. Apel besar dilaksanakan pada 27 Januari 1942 sebagai peneguhan pemerintahan baru.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Bisa Bikin Anak Trauma? Ini Tanggapan Psikolog soal dari Video Viral Ibu di Gorontalo yang Bawa Putranya ke Polisi Akibat Suka Melawan Orang Tua
Rasanya bak Menggigit Lidah! Sup Jagung Khas Gorontalo, Sajian yang Damaikan 2 Kerajaan di Sulawesi
Viral! Gorontalo Diguyur Hujan Jeli yang Bikin Heboh Warga, BMKG Ungkap Fenomena Unik Ini Kemungkinan Akibat Dampak Pencemaran Lingkungan
Cantik Memesona, Wulan Guritno Tengah Liburan di Wisata Whale Shark Gorontalo, Renang Bersama Ikan Terbesar di Dunia
Viral! Video Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu Pamer Perjalanan Dinas ke Makassar Bareng Perempuan: Kita Rampok Uang Negara