Perjalanan hidup Abimanyu sebagai kesatria digambarkan sebagai tokoh pendiam dan berilmu tinggi. Abimanyu juga dikenal kuat bertapa sejak usia muda.
Dalam pewayangan Indonesia, Abimanyu berhasil memperoleh Wahyu Cakraningrat. Wahyu ini memiliki arti penting bagi kemenangan Pandawa. Sosok penerima wahyu diyakini menurunkan raja-raja Jawa.
Meskipun bukan putra tertua Pandawa, Abimanyu diperlakukan sebagai putra mahkota. Peran tersebut muncul dari kedudukannya dalam berbagai lakon. Kisah hidupnya kemudian berakhir dalam perang Bharatayuda.
Abimanyu gugur saat Dewi Utari mengandung anak mereka. Putranya kelak diberi nama Parikesit. Parikesit kemudian naik takhta setelah perang besar berakhir.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Kenapa Mata Wayang Kulit seperti Arjuna Bentuknya Sipit? Ada Ajaran Islam yang Sangat Kuat terkait Hawa Nafsu
Sering Diledek Tukang Kawin oleh Kresna, Inilah 3 Sifat Arjuna yang Membuatnya Melakukan Poligami dengan 16 Istri
Kitab Arjuna Wiwaha, Kitab Peninggalan Kerajaan Kediri tentang Pertapaan Arjuna di Gunung Semeru
Kisah Tragis Buto Cakil, Karakter Wayang Kulit Asli Jawa yang Selalu Mati Konyol, Ternyata Anak Hasil Perbuatan Bejat Arjuna