Minggu, 19 Juli 2026

Sosok Penyamaran Bima yang Jarang Dibahas tapi Punya Peran Penting dalam Kisah Pandawa

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 19:30 WIB
Penampakan Jagal Abilawa, sosok penyamaran Bima. (senawangi.org)
Penampakan Jagal Abilawa, sosok penyamaran Bima. (senawangi.org)

SketsaNusantara.id - Dalam kisah wayang kulit, penyamaran para Pandawa menjadi bagian penting alur cerita. Salah satu penyamaran yang paling menarik adalah sosok Jagal Abilawa.

Jagal Abilawa merupakan nama samaran yang digunakan Bima. Penyamaran ini dilakukan saat Pandawa bersembunyi di Kerajaan Wirata.

Peristiwa tersebut terjadi setelah Pandawa menjalani pembuangan selama dua belas tahun. Hukuman itu dijalani akibat kekalahan dalam perjudian melawan Kurawa.

Baca Juga: Mengenal Kampung Wisata Pandeyan Jogja, Kampung Pande Gamelan yang Hidupkan Wayang Kulit dan Tradisi Bakdo Kupat

Sesuai perjanjian, Pandawa harus menyamar selama satu tahun penuh. Penyamaran tidak boleh terungkap sedikit pun.

Jika identitas mereka terbongkar, hukuman pembuangan harus diulang. Ketentuan ini membuat masa penyamaran menjadi sangat menentukan.

Dilansir SketsaNusantara.id dari buku Ensiklopedi Wayang Indonesia, selama masa persembunyian, Bima menyamar sebagai Jagal Abilawa. Ia bekerja sebagai penyembelih hewan ternak.

Baca Juga: 4 Fakta Wayang Orang Sriwedari, Seni Pertunjukan Khas Surakarta yang Dibentuk Sejak 1911, Tetap Eksis hingga Kini

Pekerjaan tersebut dilakukan di dapur istana Wirata. Abilawa berada di bawah Demang Welakas, juru masak kerajaan.

Meski berpenampilan sederhana, Abilawa menyimpan kekuatan luar biasa. Hal ini kelak menentukan keselamatan Kerajaan Wirata.

Selama masa penyamaran, muncul ancaman dari dalam kerajaan. Tiga senapati Wirata berniat melakukan makar.

Rajamala, Rupakenca, dan Kencakarupa merencanakan perebutan kekuasaan. Mereka adalah ipar Raja Wirata, Prabu Matswapati.

Mereka menantang putra raja dalam adu manusia sampai mati. Taruhan pertarungan adalah hak atas Kerajaan Wirata.

Dalam laga itu, Abilawa ditunjuk sebagai wakil kerajaan. Rajamala menjadi jago dari pihak senapati pemberontak.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Ensiklopedi Wayang Indonesia, Sena Wangi, 2019

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X