Kebutuhan daging untuk menu soto cukup tinggi setiap harinya. Untuk soto daging bisa sampai lima kilogram sehari. Kalau daging untuk rawon dan krengsengan bisa mencapai setengahnya.
Selain soto daging, warung ini juga terkenal dengan nasi krengsengan. Hidangan tersebut memiliki potongan daging besar yang menjadi daya tarik tersendiri.
Menu lainnya tersedia dengan harga yang cukup terjangkau. Warung Soto Basket Stasiun buka hampir setiap hari.
Warung biasanya buka dari pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. Pada musim liburan akhir tahun, jumlah pengunjung semakin meningkat. Beberapa pelanggan tetap yang kini tinggal di luar negeri sering kembali ke Malang dan mampir untuk menikmati hidangan yang sudah mereka kenal sejak lama.
Keberadaan Soto Basket Stasiun menjadi bagian dari perjalanan kuliner Kota Malang. Lokasinya yang strategis, cerita sejarahnya, serta menu yang terjangkau membuatnya tetap bertahan sejak puluhan tahun lalu.
Warung ini menjadi salah satu titik awal yang sering dipilih pelancong sebelum menjelajahi berbagai destinasi lain di kota ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Sarapan Menggugah Selera ala Soto Tangkar Babeh Oga di Malang, Selalu Antri Sampai Buka Cabang!
Sarapan di Pati? Coba Menu Perpaduan Nangka Muda, Santan, dan Tempe Goreng yang Bikin Rindu Kampung dan Ketagihan
Sarapan Soto di Jember Bikin Nagih, Sajian Lengkap dari Khas Padang hingga Makassar, Apalagi Pakai Jurus Ampuh Jeruk Nipis
Legendaris sejak 1956, Tempat Sarapan di Jember ini Bikin Kangen Masakan Khas Rumahan ala Kuliner Jadul
Modal Rp3 Ribu Bisa Sarapan Enak di Jember! Konsisten Pertahankan Rasa sejak 45 Tahun yang Lalu