Rabu, 15 Juli 2026

4 Fakta Wayang Orang Sriwedari, Seni Pertunjukan Khas Surakarta yang Dibentuk Sejak 1911, Tetap Eksis hingga Kini

Photo Author
Arif Rohman Mu'tasim, Sketsa Nusantara
- Jumat, 14 November 2025 | 22:00 WIB
Pementasan Wayang Orang Sriwedari, kesenian khas Surakarta.  (wonderfulimages.kemenpar.go.id)
Pementasan Wayang Orang Sriwedari, kesenian khas Surakarta. (wonderfulimages.kemenpar.go.id)

 

 

SketsaNusantara.id - Pertunjukan wayang tidak hanya berupa wayang kulit saja, namun terdapat jenis wayang lain yakni wayang orang yang diperankan secara langsung oleh manusia.

Di Surakarta, atau Solo, Jawa Tengah terdapat sebuah kelompok wayang orang yang rutin melakukan pementasan setiap Senin hingga Sabtu.

Kelompok tersebut adalah Wayang Orang Sriwedari yang melakukan pementasan di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Jalan Kebangkitan Nasional No.15, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Museum Wayang, Rumah bagi 6.800 Koleksi dari Seluruh Penjuru Nusantara, Ada Ondel-Ondel hingga Koleksi Mancanegara

Memiliki sejarah yang panjang serta perkembangan di tengah arus modernisasi, Wayang Orang Sriwedari masih eksis hingga kini.

Dan berikut beberapa fakta tentang Wayang Orang Sriwedari yang menarik untuk diketahui.

1. Dibentuk pada 1911

Dikutip SketsaNusantara.id dari laman Portal Informasi Indonesia, berdasarkan sejarah, Wayang Orang Sriwedari dibentuk pada 1911 dengan beranggotakan para pegawai Keraton Mangkunegaran.

Keraton Mangkunegaran pada saat itu pada masa Pemerintahan Mangkunegaran V mengalami krisis sehingga terjadi penghentian pegawai-pegawainya.

Pegawai-pegawai tersebut yang kemudian membentuk Wayang Orang Sriwedari dan populer hingga kini.

Baca Juga: Sudah Ada Sejak 1990, Ini 5 Fakta Wayang Suket Khas Purbalingga, Terbuat dari Rumput dan Sarat akan Nilai-Nilai Budaya

2. Populer pada 1926

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Indonesia.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X