Budaya yang berusaha disampaikan melalui salah satu wastra Nusantara ini adalah perpaduan unsur budaya Bengkulu dengan Islam yang datang melalui jalur perdagangan.
4. Bermotif Huruf Arab-Melayu
Motif huruf-huruf Arab-Melayu pada batik ini merupakan ciri khas utama yang memberikan keunikan tersendiri.
Motif tersebut ditulis dengan gaya penulisan kaligrafi yang sangat indah dan memberikan kesan autentik dari kain tradisional ini.
Selain huruf Arab-Melayu, motif lain seperti pola geometris dan simbol-simbol budaya serta tradisi lokal juga menjadi ciri khas dari batik ini.
5. Simbol Identitas dan Kehormatan
Tidak hanya memiliki nilai-nilai keindahan, Batik Besurek juga memiliki nilai sosial serta budaya yang terkandung di dalamnya.
Warisan budaya masyarakat Bengkulu ini memiliki makna filosofis sebagai simbol identitas dan kehormatan.
Oleh sebab itu, pada awal kemunculannya, batik ini kerap digunakan pada berbagai upacara adat, seperti pernikahan, khitanan, dan upacara keagamaan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Daftar Kebudayaan Indonesia yang Pernah Diklaim Negara Tetangga: Ada Batik hingga Pacu Jalur, Bahkan Selebriti Tanah Air Ikut Diakui Milik Asing!
Kenalkan Batik Unik Bertajuk Batik Watu Ulo, Kadiskop Jember: Karya Berbasis Warisan Budaya
Arti Batik Slobog yang Dikenakan Gustika Jusuf di HUT RI ke-80 Simbol Duka dan Kritik Pedas untuk Republik
4 Fakta Hari Batik Nasional 2 Oktober, Warisan Presiden SBY hingga Pengakuan UNESCO
7 Destinasi Wisata Kampung Batik di Indonesia yang Wajib Dikunjungi, Belanja sekaligus Belajar Membatik dari Sentra Batik Terkenal di Berbagai Daerah