SketsaNusantara.id - Batik adalah salah satu warisan budaya yang dimiliki Indonesia sekaligus merupakan identitas bangsa Indonesia.
Sudah ada sejak abad ke-13 pada zaman kerajaan Majapahit, Batik bukan hanya sekadar kain dengan motif yang beragam namun juga merupakan simbol kekayaan budaya Nusantara.
Tidak kurang dari 5.849 motif batik yang dimiliki Indonesia menjadi khazanah budaya sekaligus keanekaragaman yang dimiliki negara dengan beragam suku ini.
Baca Juga: 4 Fakta Hari Batik Nasional 2 Oktober, Warisan Presiden SBY hingga Pengakuan UNESCO
Ragam motif yang khas, serta teknik pembuatan yang membutuhkan keahlian tinggi tersebut menjadikan batik diakui sebagai warisan budaya takbenda oleh UNESCO.
Di Indonesia, pembuatan batik dilakukan di pusat-pusat batik yang menjadi sentra produksi sekaligus pusat perbelanjaan batik.
Pusat-pusat batik tersebut di Indonesia beberapa di antaranya membentuk sebuah kawasan yang disebut dengan Kampung Batik.
Tidak hanya sebagai lokasi produksi batik, Kampung Batik juga menjadi destinasi yang menawarkan pengalaman wisata tentang batik, mulai dari mempelajari sejarahnya hingga praktik langsung membatik.
Berikut 7 destinasi wisata kampung batik di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi.
1. Kampung Batik Trusmi, Cirebon
Kampung Batik Trusmi adalah salah satu pusat batik yang berlokasi di Kecamatan Pleret, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat.
Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Kementerian Pariwisata, Sebagai pusat batik, Kampung Batik Trusmi adalah yang terluas di Jawa Barat bahkan di Indonesia.
Artikel Terkait
Dari Lereng Merapi ke Pasar Global: Batik Parang Kaliurang Tembus Pasar Muslim Lewat Desa BRILiaN BRI
Daftar Kebudayaan Indonesia yang Pernah Diklaim Negara Tetangga: Ada Batik hingga Pacu Jalur, Bahkan Selebriti Tanah Air Ikut Diakui Milik Asing!
Jember Semakin Kreatif di 2025: Musik, Batik, Kuliner, dan Wisata Dorong Ekonomi Lokal
Kenalkan Batik Unik Bertajuk Batik Watu Ulo, Kadiskop Jember: Karya Berbasis Warisan Budaya
Arti Batik Slobog yang Dikenakan Gustika Jusuf di HUT RI ke-80 Simbol Duka dan Kritik Pedas untuk Republik