Benteng ini sempat ditinggalkan Belanda tahun 1625, kemudian diduduki Spanyol hingga 1663.
Setelah Spanyol pergi, Belanda kembali merebutnya dan memperbaiki bangunannya pada 1799 atas perintah Mayor van Lutnow.
4. Benteng Santo Lucas (Tolukko)
Benteng ini dibangun oleh Portugis Francisco Serrao pada 1540 dan dikenal dengan nama Santo Lucas. Setelah dikuasai Belanda pada 1610, benteng direnovasi oleh Gubernur Pieter Both dan diberi nama Benteng Hollandia.
Tahun 1661, VOC mengizinkan Sultan Ternate Mandarsyah menempati benteng ini bersama 160 prajuritnya. Pada 1692, namanya diubah menjadi Benteng Tolukko, mengikuti nama anak Sultan Ternate yang berkuasa saat itu.
5. Benteng Oranje, Ternate
Benteng Oranje adalah simbol dominasi Belanda di Ternate. Dibangun pada 1607 oleh Laksamana Cornelis Matelief de Jonge, benteng ini awalnya disebut Benteng Melayu karena lokasinya berada di kawasan permukiman Melayu.
Dua tahun kemudian, Gubernur Paulus van Carden mengubah namanya menjadi Benteng Oranje.
Tempat ini sempat menjadi markas besar VOC sebelum pusat pemerintahan kolonial dipindahkan ke Batavia.
Beberapa gubernur besar VOC seperti Pieter Both, Gerard Reynst, dan Laurens Reael pernah berkantor di sini antara tahun 1610 hingga 1619.
6. Benteng Tahula, Tidore
Benteng ini dibangun oleh Portugis di atas bukit batu setinggi sekitar 50 meter di selatan Kota Soasio, Tidore. Dari sini, seluruh wilayah sekitarnya dapat diawasi dengan jelas.
Tanggal pembangunan pastinya tidak diketahui, namun benteng ini diyakini berfungsi penting dalam pertahanan Portugis menghadapi serangan dari laut. Posisi strategisnya menjadikan Tahula salah satu benteng paling berpengaruh di wilayah Tidore.
7. Benteng Bernaveldt, Bacan
Benteng Bernaveldt berdiri di Pulau Bacan sekitar abad ke-18. Tahun 1778 tercatat pada bagian atas salah satu meriamnya, menandakan masa penggunaannya.
Artikel Terkait
Merawat Warisan Tulis Nusantara Aksara Kawi Lewat Mangadhyayaksara di Jember
Tidak Hanya di Pulau Jawa, Inilah 5 Keraton dari Berbagai Daerah di Indonesia yang Jarang Diketahui, Bukti Sejarah Peradaban di Nusantara
Bukan dari Nusantara? Ini Asal Usul Bangsa Bahari yang Menyebar dari Taiwan ke Seluruh Samudra
Sebelum Dunia Mengenal Kapal Katamaran, Pelaut Nusantara Sudah Menciptakannya Ribuan Tahun Lalu
Bukan Gajah Mada yang Pertama, Inilah Sosok yang Bertujuan Menyatukan Nusantara Sebelum Sumpah Palapa Diucapkan