Minggu, 19 Juli 2026

5 Sastrawan Indonesia yang Memiliki Gelar Pahlawan Nasional, Berjasa dalam Kesusastraan dan Berjuang untuk Kemerdekaan

Photo Author
Arif Rohman Mu'tasim, Sketsa Nusantara
- Kamis, 18 September 2025 | 21:30 WIB
 Raja Ali Haji, sastrawan Indonesia yang memiliki gelar Pahlawan Nasional. (mahadalyjakarta)
Raja Ali Haji, sastrawan Indonesia yang memiliki gelar Pahlawan Nasional. (mahadalyjakarta)

 

SketsaNusantara.id - Sastra memiliki peran yang penting dalam membangun identitas bangsa.

Hal itu dikarenakan sastra merupakan cerminan dari kehidupan masyarakat dan budaya, serta mampu merefleksikan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi dalam suatu zaman dan tempat.

Di Indonesia sendiri aktivitas kesusastraan telah ada sejak zaman kerajaan dan terus berkembang hingga kini.

Baca Juga: Gus Fawait Ajak Warga Jember Hayati Jasa Para Pahlawan Indonesia dan Gelorakan Kemerdekaan untuk Palestina

Selain menjadi sarana untuk menyampaikan gagasan, sastra juga berperan dalam perjuangan kemerdekaan.

Di setiap era di Nusantara ini terdapat tokoh-tokoh sastra yang berpengaruh dalam dunia kesusastraan dan karya-karyanya terus menjadi rujukan bagi sastrawan-sastrawan muda.

Tokoh-tokoh tersebut beberapa di antaranya turut serta membangun fondasi kebangsaan dan turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia hingga diberi gelar Pahlawan Nasional.

Baca Juga: Momen Prabowo Subianto Pimpin Ziarah Nasional dan Renungan Suci Tengah Malam di TMP Kalibata, Kenang Jasa Para Pahlawan

Berikut 5 sastrawan Indonesia yang berpengaruh tersebut dan memiliki gelar Pahlawan Nasional.

1. Raja Ali Haji

Raja Ali Haji atau biasa disebut RAH memiliki nama lengkap Raja Ali Haji Al-Haj bin Tengku Haji Ahmad bin Raja Haji Fisabilillah bin Opu Daeng Chelak.

Beliau merupakan keturunan Bugis yang dilahirkan pada tahun 1808 M di pusat Kesultanan Riau-Lingga di Pulau Penyengat yang sekarang berada di wilayah Kepulauan Riau Indonesia.

Raja Ali Haji disebut sebagai Bapak Bahasa Indonesia karena karyanya yang berjudul “Pedoman Bahasa” menjadi cikal-bakal Bahasa Indonesia.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X