SketsaNusantara.id - Pulau Madura terletak di Timur Laut Pulau Jawa, di Lepas Pantai Provinsi Jawa Timur, dan dipisahkan dari Pulau Jawa dengan Selat Madura.
Masih menjadi bagian dari Provinsi Jawa Timur, Pulau yang terkenal akan kuliner Sate Maduranya ini terdiri atas 4 kabupaten. Di antaranya adalah Kabupaten Bangkalan, Sumenep, Pamekasan, dan Sampang.
Memiliki sejarah yang panjang, masyarakat suku Madura khususnya di Kecamatan Sumenep, Kabupaten Sumenep, menjadi saksi atas adanya peninggalan bersejarah dari Kerajaan Islam yang pernah berdiri di wilayah ini.
Peninggalan tersebut salah satunya adalah berupa Keraton Sumenep yang pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Sumenep sejak abad ke-18.
Dibangun oleh Panembahan Sumala atau yang dikenal dengan Panembahan Natakusuma Asyirudin pada tahun 1781, Keraton yang menjadi istana raja pada masanya ini memiliki perpaduan corak dari 3 budaya, yakni budaya China, Jawa, dan Eropa.
Berikut beberapa fakta menarik dari Keraton Sumenep yang wajib diketahui.
1. Perpaduan 3 Budaya
Berdasarkan sejarah, Keraton Sumenep dibangun pada masa ketika VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) sudah berada di Nusantara serta bersamaan ketika Kerajaan Sumenep menjadi bagian dari Kesultanan Mataram.
Arsitek pembangunan yang merupakan etnis Tionghoa menjadi tambahan pengaruh corak oriental pada bangunan dari Keraton yang kini sudah menjadi cagar budaya ini.
Beberapa perpaduan corak tersebut terlihat pada bagian-bagian bangunan Keraton. Seperti Pendopo Keraton yang memiliki bentuk bangunan Jawa.
Limasan Sinom yang dihiasi bentuk mencuat seperti kepala naga yang merupakan corak dari China.
Artikel Terkait
3 Fakta Benteng Buton Peninggalan Keraton Kesultanan Buton Sulawesi Tenggara, Nomor 1 Masuk Rekor Dunia
Punya 7 Warna? Jujugan Terunik Peninggalan Kerajaan Cirebon yang Tersembunyi di Dalam Keraton, Warga Jomblo Wajib ke Sini
Napak Tilas Warisan Kerajaan Cirebon, Misteri di Balik Keraton Kasepuhan, Sumur Sumber Manfaat Ini Sampai Pernah Jadi Tempat Wudhu Wali Songo
Kondisi Makam Raja Kerajaan Gowa ke-XIII yang Terletak di Benteng Keraton Buton Sulsel, Tampak tak Megah tapi...
Tak Banyak yang Tahu, Petilasan Keraton di Sukoharjo Ini Jadi Saksi Bisu Joko Tingkir Mendirikan Kerajaan Pajang