SketsaNusantara.id - Jika menyebut Kota Jember, yang terbayang di benak banyak orang adalah Jember Fashion Carnaval dan kekayaan wisatanya. Namun, ada satu lagi daya tarik yang tak boleh dilewatkan.
Kuliner khas dengan rasa ekstrem yang populer di Jember, terutama bagi pencinta makanan pedas. Salah satu tempat yang kini jadi ikon kuliner pedas di Jember adalah Resto Bebek Galak 88.
Terletak di Jalan Jawa No.13A, kawasan Tegal Boto Lor, Kecamatan Sumbersari, restoran ini bukan hanya menawarkan olahan bebek biasa.
Baca Juga: Dessert Murah dan Ramah Dompet di Jember, Dapur SS Sajikan Aneka Ragam Kue Lezat Mulai Rp 15 Ribu
Nama “Bebek Galak” pun bukan sekadar gimmick pemasaran. “Galak” di sini merujuk pada sambal pedas yang disajikan. Pedas yang bukan main, tapi justru bikin nagih.
Dalam pantauan Tim SketsaNusantara.id, seorang pegawai resto ini mengungkapkan bahwa sambal di Bebek Galak 88 memang jadi ciri khas utama.
“Sambelnya yang galak, Mbak,” ujar sang pegawai sambil tersenyum.
Ungkapan sederhana itu cukup untuk menggambarkan betapa “serius” rasa pedas yang ditawarkan.
Menu andalan di sini adalah bebek goreng berbumbu khas yang disajikan dengan sambal merah atau sambal ijo. Dagingnya empuk, gurih, dan berpadu harmonis dengan sambal yang pedasnya menusuk, membuat siapa pun yang mencicipi ingin kembali lagi.
Tidak sedikit pengunjung yang datang berkali-kali hanya demi menyantap kelezatan bebek pedas ala Galak 88.
Tak hanya bebek dengan sambal galak, resto ini juga menyajikan varian olahan bebek lainnya dengan berbagai pilihan sambal sesuai selera. Ada sambal merah menyala yang pedasnya membara, hingga sambal hijau yang tak kalah menyengat.
Dengan jam operasional dari pukul 11.00 hingga 22.00 WIB, Bebek Galak 88 hampir tak pernah sepi dari pengunjung.
Artikel Terkait
Dulu Bangunan Militer, Kini Menjadi Gedung Mall Terkenal di Jember, Keberadaan Brigif Raider 9/Kostrad yang Pernah Berdiri di Atas Tanah Lippo Plaza
Asal-Usul Usaha Perkebunan Tembakau yang Menjadi Primadona di Kabupaten Jember Sejak Indonesia Belum Merdeka, Dipelopori Orang Asing?
Jaraknya 60 Menit dari Alun-Alun Jember, Profit Cafe di Tengah Hutan Pinus Ini 100 persen untuk Yatim Piatu
Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Begini Tradisi Pemakaman Umat Hindu di Jember, Prosesi Sakral yang Sarat Makna Budaya, Mirip Seperti di Bali?
Liburan Sekolah Kian Dekat! Ngadem di Kebun Teh Jember yang Dibangun Sejak 1918 Bisa Jadi Pilihan Tepat
Sisi Lain Sejarah Pasar Tanjung yang Sempat Jadi Sumber Kebahagiaan Warga Jember, Pernah Jadi Tempat Penuh Kenangan Usai Berhasil Lawan Penjajah