SketsaNusantara.id - Pemandian Patemon merupakan salah satu destinasi wisata yang selalu ramai dikunjungi warga.
Terletak sekitar 30 km dari pusat kota Jember, Jawa Timur pemandian ini menawarkan suasana asri taman rekreasi dengan kolam renang air jernih yang bersumber langsung dari lereng Gunung Argopuro.
Kolam renangnya menjadi daya tarik utama yang diyakini airnya berkhasiat untuk kesehatan karena bersumber dari alam.
Pemandian Patemon yang berada di di Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember, Jawa Timur ini tak pernah sepi pengunjung, terutama saat akhir pekan atau liburan sekolah.
Dengan fasilitas lengkap yang mendukung kenyamanan pengunjung, menjadikan pemandian ini sebagai salah satu ikon wisata favorit di Kabupaten Jember.
Namun, area wisata ini tengah jadi sorotan karena polemik kepemilikan tanah yang sedang berlangsung. Belum lama ini, diketahui sebagian area lahan pemandian ini adalah milik warga.
Publik mempertanyakan kepemilikan area wisata yang sudah berdiri selama lebih dari 42 tahn ini. Lantas, Pemandian Patemon ini sebenarnya punya siapa?
Dilansir SketsaNusantara.id dari situs resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur (Disbudpar Jatim), diketahui Pemandian Patemon ini dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Tanggul sejak tahun 1954, namun mengalami hambatan hingga akhirnya selesai dibangun pada tahun 1982.
Area wisata ini akhirnya dikembangkan oleh pemerintah daerah. Pemandian Patemon menjadi tempat wisata karena air kolamnya yang bersumber langsung dari mata air Manggisan di lereng Gunung Argopuro.
Air alami yang mengalir tanpa bahan kimia seperti kaporit, memberikan kesegaran dan dipercaya memiliki khasiat penyembuhan.
Menjadi salah satu wisata favorit yang dipromosikan Pemkab Jember, Pemandian Patemon kini terjerat sengketa lahan.
Artikel Terkait
Setelah Tangerang, 460 Hektar Laut di Subang Juga Bersertifikat Hak Milik, Mahfud MD: Benang Merah Mafia Tanah dan Laut
Apa Sebenarnya Arti Mafia Tanah? Mengenal Masalah yang Menimpa Ashanty Atas Sengketa Warisan dari Sang Ayah
Meradang! Tanah Warisan Sang Ayah Jadi Perumahan, Ini yang Dilakukan Ashanty Saat Berhadapan dengan Mafia Tanah
Deretan Artis yang Jadi Korban Mafia Tanah hingga Rugi Miliaran Rupiah, Terbaru Ada Uya Kuya!
Duduk Perkara Sengketa Tanah Atalarik Syach, Sebut Ada Dokumen Penting yang Hilang hingga Rumah Dibongkar Paksa, Begini Tanggapan PN Cibinong
7 Fakta Mengejutkan Kasus Sengketa Tanah Atalarik Syach, Berakhir Damai dengan Dede Tasno Usai Rumahnya Dibongkar Paksa Pengadilan