SketsaNusantara.id - Atalarik Syach kini tengah jadi sorotan publik usai mengunggah momen saat rumahnya dibongkar paksa karena kasus sengketa tanah.
Aktor sinetron adik dari Teddy Syach itu mengunggah video di Instagram Stories yang memperlihatkan rumahnya di Cibinong, Bogor, dieksekusi oleh petugas dari Pengadilan Negeri Cibinong.
Dalam unggahan tersebut, mantan suami Tsania Marwa ini mengaku dizalimi, menyatakan bahwa ia tengah berjuang mempertahankan tanah yang telah dibeli sejak tahun 2000.
Namun, eksekusi lahan tersebut memicu kontroversi karena diduga dilakukan tanpa pemberitahuan resmi dan disertai tindakan kekerasan terhadap keluarganya.
"Saya lagi didzolimi di sini saya sedang berjuang untuk mempertahankan rumah yang saya sudah beli dari tahun 2000," kata Atalarik Syach dikutip SketsaNusantara.id dari postingan story yang diunggah di akun Instagram @ariksyach pada hari Kamis, 15 Mei 2025.
Atalarik protes dengan melapor ke Gubenur Jawa Barat, Dedi Mulyadi hingga Prabowo Subianto untuk meminta bantuan mendapat keadilan.
Dalam postingannya, Atalarik menyebut proses hukum masih berjalan, namun tak menyangka rombongan petugas dari kepolisian dan pengadilan mendadak datang dan mengeksekusi paksa rumahnya.
"Saya bingung, gak ada kabar, gak ada surat pemberitahuan kami dianggap kaya binatang, tolong saya yang bisa bantu padahal proses hukum masih berjalan," ungkap Atalarik.
"Saya bukan penipu, saya cuma rakyat kecil, cuma artis, di tengah korupsi gede-gedean saat ini gampang aja tapi saya gak mau keluarkan uang untuk melakukan itu," tandasnya.
Lantas, bagaimana duduk permasalahan sengketa tanah yang menimpa Atalarik Syach ini? Mengapa rumahnya mendadak disita dan apa yang sebenarnya terjadi?
Melalui akun Instagram pribadinya, Atalarik Syach menyebut masalah sengketa tanah yang menimpanya sudah berlangsung sejak tahun 2015 lalu.
Ayah 2 anak itu mengklaim bahwa tanah tempat rumahnya dibangun sudah dibelinya secara sah pada tahun 2000 dan sertifikat kepemilikannya terdaftar di Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang dinyatakan sah oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor.
Artikel Terkait
Fakta di Balik Puluhan Makam yang Disegel Diduga karena Masalah Sengketa Tanah, Ternyata Cuma Akal-akalan Warga? Begini Penjelasan PN Indramayu
Sudah Ikhlas soal Anak? Tsania Marwa Bagi Pesan Move On untuk Membahagiakan Diri Sendiri, Puji Netizen: Perempuan Kuat...
Tsania Marwa Jalani Ibadah Umroh di Awal Tahun 2025, Ungkap Sadar tentang 3 Hal Penting: Bersyukur..
Meradang! Tanah Warisan Sang Ayah Jadi Perumahan, Ini yang Dilakukan Ashanty Saat Berhadapan dengan Mafia Tanah
Akhirnya Temukan Kata Sepakat, Sengketa Tanah Almarhum Mat Solar dan Muhammad Idris Kini Selesai Dengan Kesepakatan Ini