SketsaNusantara.id - Warga Jember tentu tidak asing dengan Pemandian Patemon yang menjadi destinasi wisata favorit selama puluhan tahun di Bumi Pandhalungan.
Pemandian Petemon selalu memikat hati pengunjung karena menyuguhkan panorama alam memukau dan udara sejuk, terlebih air kolam yang dipercaya berkhasiat menyembuhkan penyakit.
Wisata ini tengah ramai jadi sorotan publik setelah diterpa masalah kepemilikan lahan. Diketahui, ternyata area wisata yang dikelola Pemerintah Daerah ini dibangun atas lahan milik warga tanpa izin yang sebelumnya.
Lantas, di mana lokasi Pemandian Patemon? Mengenal lebih dekat, berikut sekilas mengenai profil Pemandian Patemon termasuk berdasarkan informasi yang diperoleh SketsaNusantara.id dari ditus resmi Pemkab Jember dan berbagai sumber.
Pemandian Patemon, terletak di Dusun Krajan II, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Lokasinya hanya sekitar 30 km dari pusat kota Jember dan 2 km dari Alun-alun Tanggul. Pemandian ini menawarkan suasana asri dengan air jernih yang mengalir langsung dari mata air Manggisan di lereng Gunung Argopuro.
Kolam renangnya, dengan kedalaman bervariasi dari 50 cm untuk anak-anak hingga 6 meter untuk dewasa, menjadi daya tarik utama.
Pemandian yang dibangun sejak zaman kolonial Belanda ini berada pada ketinggian 500 mdpl. Patemon selalu ramai, terutama saat akhir pekan atau libur Idulfitri, dengan pengunjung mencapai lebih dari 1.000 orang per hari.
Hanya dengan membayar tiket masuk yang terjangkau sekitar Rp7.500 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak, pengunjung bisa mendapatkan fasilitas nyaman dan cocok untuk rekreasi bersama keluarga.
Warung-warung lokal di sekitar juga menggerakkan ekonomi warga, menjadikan Patemon sebagai salah satu ikon wisata kebanggan Jember.
Pemandian Patemon dulunya adalah telaga alami yang digunakan warga untuk mandi. Pada tahun 1954, Pemerintah Daerah Tanggul mulai mengelola dan mengembangkan telaga ini menjadi tempat wisata resmi dengan membangun kolam renang, taman bermain, dan fasilitas pendukung seperti pujasera, mushola serta area parkir yang cukup luas.
Artikel Terkait
Pemandian Air Panas di Kaki Gunung Welirang Tidak Berbau Belerang: Suhunya 35 hingga 45 Derajat Celcius, Beda dengan Suhu Batu
Pemandian Tak Pernah Kering, Candi Umbul di Magelang Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Dulu Tempat Pemandian Para Raja, Sekarang Jadi Destinasi Wisata, Inilah Candi Umbul Warisan Kerajaan Mataram Kuno Abad ke-8
Fungsi Petirtaan Belahan yang Dikenal Sebagai Situs Pemandian Kuno di Pasuruan, Konon Berkaitan dengan Selir Raja Airlangga?
Inilah 9 Peninggalan Penting di Area Situs Karangkamulyan yang Berasal dari Era Kerajaan Galuh, Ada Pemandian Putri Raja!
Menguak Misteri di Balik Petilasan Mbah Demang, Sosok Legendaris Pembabat Alas Jember, Utusan Wali yang Konon Dekat dengan Majapahit