Kamis, 4 Juni 2026

Ayam Panggang Dihidupkan Lagi oleh Sunan Gunung Jati: Kisah yang Mengubah Hati Seorang Pembenci Jadi Pengikut

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 14 Mei 2025 | 14:00 WIB
Ilustrasi, ayam yang dihidupkan kembali oleh Sunan Gunung Jati, salah satu anggota Wali Songo. (Pexels/Alison Burrell )
Ilustrasi, ayam yang dihidupkan kembali oleh Sunan Gunung Jati, salah satu anggota Wali Songo. (Pexels/Alison Burrell )

SketsaNusantara.id - Nama Sunan Gunung Jati selalu lekat dengan kisah-kisah luar biasa.

Salah satu dari Wali Songo ini dikenal bukan hanya karena dakwahnya, tapi juga karomah yang menyertainya.

Salah satu cerita paling terkenal adalah ketika ia menghidupkan kembali ayam yang sudah terpanggang.

Baca Juga: Perjalanan Cinta Istri Sunan Gunung Jati Putri Kaisar Tiongkok dari Dinasti Ming, 3 Benda Ini Jadi Bukti Asmara Keduanya Tak Hanya Legenda

Peristiwa tersebut terjadi dalam momen yang penuh ketegangan, sekaligus pencerahan bagi seorang tokoh bernama Ki Kuwu Sangkanurip.

Pertemuan mereka tidak terjadi dalam suasana damai. Bahkan, awalnya dipenuhi cercaan dan amarah dari pihak Ki Kuwu terhadap Sunan Gunung Jati.

Namun, seperti banyak kisah wali, kebenaran dan kebesaran hati pada akhirnya membukakan jalan bagi perubahan besar.

Baca Juga: Amalan 40 Hari Cepat Kaya dari Sunan Gunung Jati, Lakukan secara Istiqomah

Dilansir dari buku Atlas Wali Songo, Sunan Gunung Jati, atau yang dikenal pula sebagai Syarif Hidayatullah, adalah salah satu tokoh penting dalam penyebaran Islam di Nusantara.

Ia dikenal memiliki banyak karomah, dan salah satu yang paling masyhur adalah kisah tentang ayam panggang yang hidup kembali.

Kisah ini bermula saat Sunan Gunung Jati berjalan dan bertemu dengan seorang tokoh lokal bernama Ki Kuwu Sangkanurip.

Saat itu, Ki Kuwu sedang meminum tuak, yang tentu saja bertentangan dengan ajaran Islam. Sunan Gunung Jati pun menegurnya.

Baca Juga: Siapa Kakek Habib Luthfi? Inilah Hasyim bin Yahya yang Disebut Termasuk Pendiri NU, Keturunan Sunan Gunung Jati?

Teguran itu justru menyulut emosi Ki Kuwu. Ia mengejar Sunan Gunung Jati dengan nada mencemooh dan bahkan mencoba menyerangnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Atlas Wali Songo, Agus Sunyoto, Pustaka Iman, Jakarta, 2014

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X