SketsaNusantara.id - Benda-benda bersejarah biasanya disimpan dalam museum tak sekedar sebagai koleksi tetapi juga pembelajaran untuk generasi mendatang.
Ada juga bangunan bersejarah yang tetap dirawat sebagai pengingat meski telah memiliki fungsi yang berbeda dari tujuan awal pembangunannya.
Namun tak sedikit benda bersejarah di tanah air yang nasibnya memprihatinkan.
Contohnya bangunan bersejarah yang dibiarkan terbengkalai dan dipenuhi semak belukar, pada menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia di masa silam.
Melihat bangunan atau benda bersejarah yang terbengkalai saja rasanya sangat disayangkan.
Apalagi kondisinya memprihatinkan karena dijadikan tempat pembuangan sampah.
Dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @jadimaukemana yang diunggah pada 8 Mei 2024, kondisi ini terlihat di salah satu sudut di Kecamatan Krian, Sidoarjo.
Siapa yang menyangka jika tempat pembuangan sampah di sini terdapat benda bersejarah yang telah berusia 100 tahun lebih.
Hal ini terlihat dari cetakan tahun 1920 yang ada di besi benda tersebut.
Benda ini sejatinya sangat berguna bagi dunia perkeretaapian. Dan bahkan tidak semua stasiun di tanah air yang memilikinya.
Benda bersejarah peninggalan Staatsspoorwegen, perusahaan kereta api Hindia Belanda, ini adalah turntable atau pemutar lokomotif.
Artikel Terkait
Siapa Raminten? Sejarah dan Asal Usul Karakter Legendaris di Yogyakarta, Inspirasi Usaha Kuliner Hamzah Sulaiman The House of Raminten
9 Fakta Unik Bunda Iffet: Ibu Bimbim Slank, Menantu Gubernur Jakarta, dan Manajer Tangguh di Balik Sejarah Musik Indonesia
Kenapa Hari Buruh Diperingati Tanggal 1 Mei? Sejarah Lahirnya May Day dan Kaitannya dengan Kerusuhan Haymarket Chicago
Kenapa Hari Puisi Nasional Tanggal 28 April? Sejarah Puisi di Indonesia hingga Kaitannya dengan Sosok Chairil Anwar
Besok Banget Nih, Apa Sejarah Hari Tari Sedunia? Membongkar Teka-Teki di Balik Tanggal 29 April Untuk Hari Penting Peringatan Karya Seni Terindah