Kamis, 4 Juni 2026

Mbok Yem Wafat, Inilah Sederet Fakta Menarik Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia, Tinggalkan Kenangan Tak Terlupakan bagi Para Pendaki Gunung Lawu

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 24 April 2025 | 07:24 WIB
Menenang Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di Indonesia yang jadi sosok ibu bagi para pendaki Gunung Lawu (X/txtdrkuliner)
Menenang Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di Indonesia yang jadi sosok ibu bagi para pendaki Gunung Lawu (X/txtdrkuliner)

4. Mbok Yem Turun Gunung Jelang Lebaran

Setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri, Mbok Yem biasanya turun dari Gunung Lawu untuk berkumpul dengan keluarga.

Momen ini kerap viral dan selalu menyita perhatian publik di media sosial. Namun, pada 4 Maret 2025 lalu, Mbok Yem terpaksa ditandu turun lebih awal karena sakit.

Akun Instagram @zain_adventure mengunggah momen Mbok Yem turun gunung untuk terakhir kalinya yang harus ditandu melibatkan tujuh orang termasuk anaknya. 

Baca Juga: Ibu Kota Negara IKN Jadi Destinasi Wisata Masyarakat Kalimantan saat Lebaran, 2 Tempat Ikonik Ini Juaranya

Saat dirawat di rumah sakit, tampak banyak warga dan pendaki ikut menjenguknya di RSU Aisyiyah Ponorogo. Meski sakit, beliau masih terlihat ramah dan antusias bercerita panjang lebar mengenai kondisinya.

Kondisi kesehatannya yang menurun akibat pneumonia akhirnya membawanya berpulang di kediamannya di Dusun Dagung, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Magetan.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi komunitas pendaki, bahkan kabar duka ini tersebar luas hingga jadi trending di medsos hingga Google yang menunjukkan sosoknya begitu dikenal khalayak luas.

Baca Juga: Berjarak 23 Km dari Ponorogo, Telaga Ini Indah dan Cantik Mempesona Miliki Luas 5 Kali Lipat dari Danau...

5. Senyum Ramah Mbok Yem Jadi Kenangan Tak Terlupakan

Selain warung dan makanannya, Mbok Yem dikenang karena sifatnya yang ramah. Senyumannya yang tulus dan sapaan hangatnya membuat pendaki merasa diterima.

Banyak yang menyebutnya sebagai sosok "ibu" bagi para pendaki. Kebaikannya menolong orang di tengah kondisi sulit menjadi kenangan tak terlupakan bagi pendaki dan pelanggan warung yang mengenalnya.

Hingga kini, banyak pendaki yang berbagi cerita di medsos mengenang Mbok Yem ketika singgah di warungnya.

Baca Juga: Ada Warung Tertinggi? Intip 5 Fakta Menarik Tentang Gunung Lawu, Gak Melulu Soal Dunia Mistis dan Gaib

Setelah kepergian Mbok Yem, belum ada keterangan resmi mengenai kelanjutan Warung Argo Dalem.

Beberapa pendaki di X berharap ada keluarga atau anak-anak atau kerabat mungkin melanjutkan warung Argo Dalem, meski suasananya tak akan sama seperti semula, tanpa kehadiran Mbok Yem.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: X @Jateng_Twit

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X