Terbuat dari kayu berbentuk huruf Y dan karet kuat sebagai pegas, senjata ini dulunya digunakan untuk pertempuran jarak jauh yang mematikan.
3. Tombak
Tombak tradisional Yogyakarta hadir dalam berbagai varian. Salah satu yang paling terkenal adalah milik Kanjeng Kyai Ageng Pleret. Tombak bisa dilempar atau digunakan dalam jarak dekat, dengan bentuk mata tombak yang bervariasi seperti cakra dan kudi. Senjata ini juga dikenal sebagai lambang kejantanan dan kepemimpinan.
4. Canggah
Berbeda dari tombak biasa, canggah memiliki 2ujung tajam seperti dwisula. Dirancang untuk menangkap, menarik, bahkan mencekik lawan, senjata ini lebih banyak digunakan untuk menangkap pencuri atau menggiring tawanan. Kombinasi daya tarik dan tusukan menjadikan canggah sangat berbahaya di tangan ahli.
5. Patrem
Patrem merupakan versi kecil dari keris biasa, namun tetap mematikan. Panjangnya hanya sekitar 20 cm, dengan ukiran gagang dan bilah yang halus. Gendik patrem sering dihias dengan motif naga, singa, atau ular, mencerminkan status sosial dan spiritual penggunanya. Umumnya digunakan wanita bangsawan untuk perlindungan pribadi.
6. Bandhil
Bandhil adalah senjata pelontar batu dengan 3 tipe utama: brubuh, jauh, dan lepas. Digunakan dengan cara diayunkan lalu dilepas, bandhil bisa melukai lawan dari jarak menengah maupun dekat. Terbuat dari tali besi, serat, atau tampar, senjata ini menunjukkan kecerdasan taktik dalam pertempuran rakyat.
7. Tulup
Tulup adalah alat tiup dari bambu yang digunakan untuk berburu atau melukai musuh secara diam-diam. Konsepnya mirip sumpit dari Kalimantan, namun pelurunya bisa berupa tanah liat atau buah kecil. Efektif dan senyap, tulup adalah senjata ideal untuk serangan mendadak dari kejauhan.
8. Condroso
Tampil seperti hiasan sanggul, condroso adalah senjata tersembunyi yang biasa digunakan oleh wanita mata-mata. Dalam situasi genting, senjata ini bisa dicabut dan digunakan untuk menusuk musuh saat lengah. Kecil, tak mencolok, dan mematikan, condroso menunjukkan bahwa perang bukan hanya soal kekuatan, tapi juga kecerdikan.
Artikel Terkait
Ngabuburit Asyik di Yogyakarta! 5 Lokasi Ini Selalu Jadi Favorit saat Ramadhan
Dukungan BRI Bantu Cokelat Ndalem Go Internasional, Dari Yogyakarta ke Dunia
Kumpulan Twibbon Peringatan HUT ke-720 Daerah Istimewa Yogyakarta 13 Maret 2025, Ada Logo dan Tema Resmi Bisa Diunduh Gratis
Lebaran 2025 di Yogyakarta? Ini 5 Tempat Wisata yang Harus Masuk dalam Daftar Destinasi
10 Lokasi Nyaman untuk Sholat Ied Idul Fitri di Sleman Yogyakarta pada 31 Maret 2025