Minggu, 19 Juli 2026

Indahnya Kebersamaan, Intip 7 Tradisi Unik Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Jember, Ada Tompokan hingga Pawai Pegon Bikin Lebaran Makin Meriah!

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 1 April 2025 | 06:00 WIB
Potret Pawai Pegon, salah satu tradisi unik menyambut Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Jember (Jemberkab.go.id)
Potret Pawai Pegon, salah satu tradisi unik menyambut Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Jember (Jemberkab.go.id)

Mbarak menjadi simbol syukur atas selesainya ibadah puasa Ramadan dan penyambutan hari kemenangan.

Baca Juga: Selain Anggur, 4 Makanan Ini Dikonsumsi saat Tradisi Tahun Baru di Sejumlah Negara, Ada Sayuran Lambang Uang

Suasana meriah tercipta ketika anak-anak hingga orang dewasa turut serta, menjadikan malam Lebaran penuh dengan kehangatan dan kebersamaan.

Keesokan paginya, semua orang berkeliling selepas sholat ied menuju rumah-rumah warga lalu berkumpul dan bersalam-salaman yang merupakan inti dari lebaran untuk saling memaafkan satu sama lain.

3. Pelepasan Balon Udara

Tradisi pelepasan balon udara juga menjadi daya tarik tersendiri di Jember. Dilansir dari kanal YouTube Info Seputar Nusantara, tradisi ini dilakukan warga Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Jember.

Meskipun sudah dilakukan puluhan tahun lalu, tradisi ini sempat dilarang karena alasan keamanan penerbangan. Kini, tradisi ini kembali diizinkan dengan syarat balon diikat atau tidak diterbangkan bebas.

Balon-balon berwarna-warni dengan berbagai bentuk unik dibawa masyarakat sebagai wujud kegembiraan menyambut Lebaran yang biasanya digelar di lapangan terbuka.

Baca Juga: Apem dan Megengan, Tradisi Islami Jelang Ramadhan

4. Pawai Klepon

Pawai Klepon merupakan salah satu tradisi unik yang dilakukan warga Desa Semboro, Jember, Jawa Timur menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Tradisi ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur untuk acara selamatan warga desa. Menariknya, klepon juga dibuat dalam beberapa warna yang membuat meriah suasana lebaran.

Klepon sendiri juga memiliki filosofi sebagai kelembutan dan teksturnya yang agak lengket sebagai simbol kedekatan antar warga desa yang identik dengan gotong royong.

5. Ter-ater

Salah satu tradisi yang umum dilakukan warga Kabupaten Jember adalah melaksanakan ter-ater, yakni menghantarkan makanan ke tetangga-tetangga dan saudara terdekat.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube, jatim.nu.or.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X