SketsaNusantara.id - Joko Anwar, sutradara kenamaan Indonesia, tak hanya dikenal karena karya-karyanya yang fenomenal seperti Pengabdi Setan.
Kehidupannya kerap disorot karena berbagai kontroversi yang menyertainya.
Baru-baru ini, ia dikabarkan membeli sebuah rumah horor di Yogyakarta, yang konon memiliki cerita mistis tersendiri.
Baca Juga: Kepincut Rumah Murah di Jogja, Joko Anwar Ingin Beli Seharga Rp 25 Juta, Film Horor Terbaru?
Kontroversi ini kembali membuat publik menyoroti sisi lain sang sineas.
Dari keputusannya yang dianggap nyeleneh hingga aksi-aksi spontan yang mengundang perdebatan, Joko kerap menjadi headline.
Terlepas dari kritik yang datang, ia selalu punya pembelaan yang unik terhadap tindakannya.
Baca Juga: Film Siksa Kubur Tayang di Netflix, Joko Anwar Bagikan Tips Cara Nonton dengan Sensasi Berbeda
Berikut 5 kontroversi yang pernah menyeret nama Joko Anwar, termasuk keputusan terbarunya terkait rumah horor tersebut.
1. Membeli Rumah Horor di Yogyakarta
Joko Anwar dikabarkan membeli rumah yang terkenal angker di Yogyakarta. Langkah ini menuai komentar tajam, terutama dari warga lokal yang mengenal reputasi rumah tersebut.
Namun, Joko mengaku melihat rumah ini sebagai inspirasi artistik.
2. Adegan Dewasa dalam Film
Artikel Terkait
Sinopsis 7 Episode Nightmares and Daydreams, Serial Terbaru Joko Anwar di Netflix, Film Horor Berbumbu Fiksi Ilmiah
7 Fakta Menarik Serial Joko Anwar Nightmares and Daydreams yang Tayang di Netflix, Opening Musik hingga Tipe Entitas
Netizen Protes ke Joko Anwar Nightmares and Daydreams Cuma 7 Episode, Ternyata Waktu Pembuatannya Gak Kaleng-Kaleng
Apa Itu Agartha? Ini 5 Mitos dan Legenda Salah Satu Nama Entitas di Serial Joko Anwar Nightmares and Daydreams
Urutan Timeline 7 Episode Nightmares And Daydreams Menurut Joko Anwar dan Temukan Detail Mengejutkan!
Bukan cuma Agarthan, Inilah 2 Makhluk Lainnya dalam Semesta Serial Nightmares And Daydreams Karya Joko Anwar