SketsaNusantara.id – Sosok Raffi Ahmad kini tengah dihujat oleh para netizen setelah mengunggah postingan yang terdapat logo Prabowo Gibran.
Presenter kondang tersebut mendapat kecaman dari para netizen karena mengunggah postingan ulang revisi RUU Pilkada 2024.
Dilansir oleh SketsaNusantara.id, dalam unggahan di akun Instagramnya tersebut, Raffi mengunggah ulang cuitan Prof. Sufmi Dasco Ahmad di akun X yang mengatakan bahwa Revisi Undang-Undang Pilkada 2024 yang diadakan pada tanggal 22 Agustus 2024 dibatalkan.
“Pengesahan revisi uu pilkada yg direncanakan hari ini tgl 22 AGT..BATAL dilaksanakan, oleh karenanya pada saat pendaftaran pilkada pada tgl 27 agustus nanti yg akan berlaku adalah keputusan JR MK yang mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Partai Gelora," tulis di akun X.
Lalu kemudian, Raffi Ahmad menambahkan logo dengan nama Prabowo-Gibran di unggahan screenshot tersebut.
Postingan tersebut langsung mendapat kecaman dari para netizen di kolom komentar dan menyebut Raffi tak tahu malu dan menjadi penjilat karena tidak memikirkan nasib masa depan rakyat.
“Gausah sok asik deh lu klo ada di barisan yang sama kek mereka”, tulis akun @wazdidntsleep.
“Nggak tau malu banget ni orang”, tulis akun @its_oedin.
“Jilat terus sampai lumer” tulis akun @amaliayumnaaghnia_
“kalian sekeluarga udah kaya raya mas, tolong hargai teman" yang berjuang melawan penindasan baik langsung/ ga langsung. bijak aja gunain power yg ada ga sih sorry for this moment keknya banyak yang udah ga respect.” Tulis akun @r___zsep.
Seperti yang diketahui sebelumnya DPR RI membatalkan rapat paripurna untuk agenda pengesahan revisi Undang-Undang Pilkada pada 22 Agustus 2024.
Artikel Terkait
Tegas! KPU Angkat Suara Terkait Polemik Kebijakan Politik DPR RI Soal Pengesahan Revisi UU Pilkada
Mengenal Sosok Marie Antoinette, yang Mendadak Trending Bersamaan dengan Viralnya Bau Ketek Erina Gudono
Koalisi Masyarakat Sipil dan AJI Jayapura Gelar Aksi Bisu di Sorong, Protes Sunyi Melawan Dinasti Politik Jokowi
Parah! Ratusan Orang Ditahan Polisi Usai Ikut Demo Kawal Putusan MK, YLBHI Sebut Ada yang Minta Tebusan Jutaan Rupiah Jika Ingin Bebas
Usung Konsep Melawan dengan Gembira dan Berjuang Lewat Seni Kolektif, Ini Tuntutan Aliansi Kamar Kanan Jember Sikapi Kemunduran Demokrasi di Indonesia
Kiky Saputri Akhirnya Buka Suara, Usai Dikecam Netizen karena Tak Turun ke Jalan Ikut Aksi Tolak Revisi UU Pilkada
Trending X Tagar 'KEMBALIKAN TEMAN-TEMAN KAMI' Usai Demo Kawal Putusan MK, YLBHI Dihalangi Kepolisian saat Ingin Lakukan Pendampingan Hukum
Mengenal Sosok Fransisca Fanggidaej Nenek Reza Rahadian, Tokoh Jurnalis yang Pernah Terseret Peristiwa G30S PKI