Video tersebut kemudian ramai dibagikan di berbagai platform media sosial dan menuai beragam komentar dari warganet yang menganggap kontennya menghibur.
Namun, tak disangka ada banyak pula yang percaya dengan video tersebut yang seolah diunggah sebagai klarifikasi resmi. Tak lama setelah videonya viral, Mega mengaku mengalami kejadian yang membuatnya syok.
Pasalnya, ia menceritakan bahwa rumahnya didatangi sekitar 3 hingga 6 pria tak dikenal pada hari Jumat malam hingga Sabtu (10–11 Juli 2026) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
Mega yang tinggal seorang diri mengaku sempat ketakutan ketika rombongan pria tersebut datang ke rumahnya. Ia bahkan merekam situasi tersebut dan mengunggahnya ke media sosial karena mengaku panik tiba-tiba didatangi polisi.
Dalam rekaman singkat, Mega mengaku heran ketika mendadak harus menemui sejumlah orang yang mengaku dari Polda Metro Jaya yang bertujuan untuk meminta keterangan dan klarifikasi terkait konten video yang dibuat Mega dan sempat viral di media sosial.
"Guys, aku bikin video satir soal duit Jampidsus yang gue bilang itu punya kakek buyut gue ternyata banyak yang percaya. Jujur semalem gua panik, ternyata ada polisi yang datang ke rumah gue jam 3 pagi," ungkap Mega dalam video yang diunggah pada hari Sabtu, 11 Juli 2026.
Pengakuan Mega tersebut sempat kejutkan publik hingga memicu kekhawatiran warganet. Komika asal Tangerang, Banten, itu kemudian mengunggah video klarifikasi dan mengabarkan bahwa kondisinya baik-baik saja.
Ia juga sempat menyampaikan permohonan maaf kepada publik sejaligus mengonfirmasi bahwa video yang ia buat sebelumnya murni merupakan konten komedi dan satire, bukan kejadian yang sebenarnya.
"Benar bahwa gue didatengin jam 3 subuh. Tapi kondisi gue sekarang aman gaes, Alhamdulillah. Ternyata banyak banget yang DM, WhatsApp tanya kabar gue, makasih banget," ucapnya.
"Gaes, ini cuma konten satir yaa.. Ya kali gua punya harta dititip ke orang, gak masuk akal (emoji tertawa). Jadi untuk semua yang lihat video saya, jangan langsung percaya atau mengambil kesimpulan dari satu video saja. Karena dalam video saya, seringkali ucapan dan tujuannya beda makna," tuturnya.
Peristiwa tersebut pun langsung menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Banyak warganet yang menyoroti pengalaman Mega, sementara sebagian lainnya menilai konten satir merupakan bagian dari kebebasan berekspresi selama tidak melanggar hukum.
"Kocak banget ini bapak-bapak polisi, kasus serius justru dibencandain, giliran ada becandaan kaya gini malah diseriusin. Lagian di videonya juga ada tulisannya itu 'News Tidak Akurat', dan Mega juga akting masa iya kudu dijelasin sih," komentar salah satu warganet.
Artikel Terkait
Sindiran Satir Lewat Kopi Americano, Bintang Emon Soroti Polemik MBG hingga Nasib Guru Honorer, Warganet: Kenyataan Pahit Jadi WNI
Sindiran Satir Komika Kukuh Adi di Tengah Polemik Pengadaan Motor Listrik untuk Operasional SPPG, Soroti Nasib Guru Honorer hingga Singgung Prioritas
Bukan Hal Sepele, Komika Kukuh Adi Singgung Kasus Pelecehan Verbal di UI yang Dianggap Cuma Sekedar 'Jokes Tongkrongan': Punya Mindset Jangan Katro!
Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Mengundurkan Diri usai Penggeledahan Besar-besaran Polisi, Kejagung Tekankan Hormati Proses Hukum yang Berjalan
Kekayaan Febrie Adriansyah Disorot, Rumah Pribadi di Sentul Bogor yang Digeledah Polisi Ternyata Tak Tercatat di LHKPN, Begini Tanggapan KPK