Kamis, 18 Juni 2026

Karyawan Karina Ranau Sebut 3 Fakta Ini Pasca Dihujat Gegara Dituding Hanya Diam Saja Saat Bosnya Dianiaya

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Kamis, 18 Juni 2026 | 17:30 WIB
Karyawan warung Karina Ranau bantah tidak membela bosnya saat penganiayaan sedang terjadi dan memberikan klarifikasi soal kronologi sejak awal dan lengkapnya seperti apa.  (YouTube.com/@Melaney Ricardo)
Karyawan warung Karina Ranau bantah tidak membela bosnya saat penganiayaan sedang terjadi dan memberikan klarifikasi soal kronologi sejak awal dan lengkapnya seperti apa. (YouTube.com/@Melaney Ricardo)

 

SketsaNusantara.id - Dunia hiburan mendadak digegerkan dengan insiden dugaan penganiayaan yang dialami istri mendiang aktor Epy Kusnandar, Karina Ranau.

Pelaku penganiayaan yang diketahui seorang pria itupun langsung menjadi sasaran hujatan netizen setelah Karina Ranau mengunggah video dan fotonya di akun Instagram pribadinya.

Rupanya, hujatan netizen tidak hanya ditujukan untuk pelaku, namun juga para karyawan yang bekerja di warung milik Karina Ranau.

Baca Juga: Terekam CCTV! Detik-Detik Karina Ranau Didorong Seorang Pria Gegara Masalah Parkir, Istri Epy Kusnandar Laporkan Pelaku ke Polisi, Begini Kronologinya

Sebagian besar warganet meluapkan emosi dan kemarahannya saat melihat para karyawan disana terlihat hanya diam dan tidak membela bosnya ketika didorong hingga jatuh ke aspal.

Padahal, karyawan yang ada disana kebanyakan kaum laki-laki dimana harusnya mampu melindungi Karina yang merupakan seorang wanita.

Hingga akhirnya, 2 karyawan warung bernama Yogi dan Arul buka suara membongkar alasan mereka menahan diri dibalik insiden mencekam tersebut.

Baca Juga: Berulang Kali Dapat Komentar Jahat, Karina Ranau Beberkan Bukti Akun Haters yang Menghina Epy Kusnandar: Pelaku Sempat Minta Maaf tapi Diulang Lagi

Nah, berikut ini 3 fakta sebenarnya dari ungkapan Yogi dan Arul yang memilih diam daripada menyerang pria terduga penganiayaan bosnya, Karina Ranau.

1. Pilih Pakai Logika Daripada Otot

Yogi menuturkan bahwa karyawan yang ada di warung sudah emosi saat kejadian, namun mereka memutuskan tidak menyerang pelaku dengan otot.

Menurutnya, memukul pelaku hanya akan membuat posisi mereka yang benar justru akan berbalik salah di mata hukum.

"Untungnya kita nggak ada main fisik. Karena kita tahu, kalau kita main fisik, kita yang kena (hukum). Nanti dia bisa lapor balik penganiayaan, jatuhnya kita yang jadi pelaku," curhat Yogi yang dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube @Intens Investigasi pada Kamis, 18 Juni 2026.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X