Tekanan yang muncul juga berdampak pada kondisi psikologisnya. Erin mengakui bahwa situasi tersebut menghadirkan beban pikiran yang sebelumnya tidak pernah ia rasakan.
Menurutnya, berbagai pemberitaan dan proses yang sedang berlangsung membuat dirinya harus menghadapi tekanan mental tambahan. Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa ia berharap persoalan tersebut dapat segera menemukan penyelesaian.
"Psikisnya pastilah (terganggu). Jadi yang harusnya ini nggak ada pikiran kayak gini-gini ya akhirnya jadi ada kan, ya pasti ada," tutup Erin.
Pengakuan Erin memperlihatkan bagaimana sebuah kasus yang menjadi perhatian publik dapat memberikan dampak luas terhadap kehidupan pribadi. Tidak hanya menyentuh aspek pekerjaan, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis dan dinamika keluarga.
Saat proses hukum masih berjalan, Erin memilih tetap mendampingi anak-anaknya dan berusaha menjaga aktivitas keluarga tetap berlangsung. Di tengah berbagai tekanan yang muncul, ia berharap situasi yang dihadapi dapat segera terselesaikan sehingga kehidupan keluarga dapat kembali berjalan seperti semula.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Jadi Sorotan DPR, Erin Wartia Klaim Punya Bukti CCTV dan Minta Tak Diadili Sepihak
Erin Wartia Buka Suara soal Isu Blacklist Yayasan ART, Sebut Mentalnya Terpukul Akibat Hujatan
Erin Wartia Bungkam Usai Diperiksa soal Dugaan Penganiayaan ART, Mantan Istri Andre Taulany Akui Kelelahan dan Tak Khawatir
Rekaman 12 CCTV Rumah Erin Wartia Dibuka ke Polisi, Kuasa Hukum Klaim Tak Ada Kekerasan terhadap Eks ART
Rekaman CCTV Rumah Erin Wartia Jadi Sorotan, Kuasa Hukum Sebut Tidak Ada Bukti Penganiayaan terhadap Mantan ART