Minggu, 19 Juli 2026

Siapa Fabiola Agnes? Mantan Istri Reza SMASH Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Love Scamming, Diduga Terlibat dalam Sindikat Penipuan Internasional

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 3 Juni 2026 | 08:00 WIB
Potret Fabiola Elizabeth Agnes yang ditetapkan jadi tersangka dalam kasus love scamming dan diduga terlibat sindikat penipuan internasional (Tiktok/selebviiral)
Potret Fabiola Elizabeth Agnes yang ditetapkan jadi tersangka dalam kasus love scamming dan diduga terlibat sindikat penipuan internasional (Tiktok/selebviiral)

Namanya belakangan ini santer jadi perbincangan publik setelah beredar kabar penangkapan artis inisial F yang terlibat dalam kasus love scamming dan diduga terkait dengan sindikat jaringan penipuan internasional.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menjelaskan bahwa Fabiola diduga berperan sebagai model yang bertugas melakukan panggilan video kepada para korban.

Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah menjelaskan bahwa peran Fabiola berbeda dengan tim pemasaran (marketing) yang bertugas mencari target korban.

Baca Juga: Nama Lesti Kejora Dicatut untuk Penipuan Online, Publik Diminta Waspada dan Segera Melapor

"Model yang dapat kami amankan ini tugasnya melayani video call sesuai yang diinginkan korban, sementara peran marketing yang mencari korban," ujar Himawan.

Menurut penyelidikan polisi, sindikat penipuan ini beroperasi di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah. 

Fabiola berperan sebagai model yang bertugas melakukan panggilan video (video call) untuk meyakinkan para korban.

Para korban terlebih dahulu didekati oleh operator yang membangun hubungan emosional melalui berbagai platform digital.

Setelah korban mulai percaya, Fabiola diduga ikut memperkuat hubungan tersebut melalui komunikasi video agar korban semakin yakin dengan identitas yang ditampilkan sindikat.

Baca Juga: Sandiaga Uno Geram Usai Suaranya Diedit dengan AI hingga Jadi Bahan Penipuan, Imbau Masyarakat agar Tidak Jadi Korban

Polda Jawa Tengah mengungkap bahwa sindikat ini menggunakan modus love scamming atau penipuan berkedok hubungan asmara.

Pelaku diduga membangun kedekatan emosional dengan korban melalui media sosial dan aplikasi kencan. Setelah hubungan dianggap cukup dekat, korban kemudian diarahkan untuk menanamkan dana pada platform investasi kripto yang telah dimanipulasi.

Fabiola menjadi "pemanis" dalam jaringan love scamming setelah korban dipancing oleh tim marketing. Ia membangun hubungan emosional dengan target untuk kemudian menjebak mereka ke dalam platform trading crypto fiktif.

Pelaku diduga membangun kedekatan emosional dengan korban melalui media sosial dan aplikasi kencan. Setelah hubungan dianggap cukup dekat, korban kemudian diarahkan untuk menanamkan dana pada platform investasi kripto yang telah dimanipulasi.

Polisi menyebut jaringan tersebut beroperasi sejak Juli 2025 hingga Mei 2026. Disebutkan ada 133 orang yang terjerat sindikat penipuan ini.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X