SketsaNusantara.id - Kabar membahagiakan datang dari dokter Gia Pratama yang mendapat amanah menjadi tim medis pendamping jemaah haji Indonesia 2026.
Belum lama ini, dokter yang dikenal dengan gaya bicara kalem atau soft-spoken itu mengungkap bahwa dirinya akan berangkat ke Tanah Suci dalam waktu dekat untuk bertugas menjaga kesehatan ratusan jemaah haji dari salah satu perusahaan tour & travel terkemuka di Indonesia.
Melalui unggahan terbaru di Instagram, dokter Gia mengucap syukur sekaligus memohon doa agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
Gia mengaku perjalanan kali ini terasa sangat spesial sekaligus penuh tanggung jawab karena untuk pertama kalinya ia dipercaya menjadi tim medis di Makkah.
"Teman-teman, insya Allah 7 hari lagi saya akan berangkat haji ke Tanah Suci bersama PIHK Sahid Tour," tulisnya, dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @giapratamamd pada hari Senin, 11 Mei 2026.
"Saya mendapat amanah untuk mendampingi dan menjaga kesehatan 500 lebih jemaah Haji Khusus Sahid Tour dari berbagai kota, sejak keberangkatan sampai insya Allah nanti kembali ke tanah air. Tanggung besar yang saya persiapkan 2 bulan terakhir bersama dengan tim medis," ujarnya.
Dalam unggahannya, dr. Gia juga membagikan foto bersama ratusan calon jemaah yang akan diberangkatkan menuju Makkah untuk menjalankan ibadah haji tahun ini.
Baginya, perjalanan tersebut terasa sangat sakral dan memiliki makna mendalam dalam hidupnya. Perjalanan ini bukan sekadar tugas pekerjaan biasa dan menganggap kesempatan tersebut sebagai jawaban dari doa-doa yang selama ini dipanjatkan kepada Tuhan dalam penantian panjangnya menjadi seorang ayah.
Baca Juga: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Menhaj Pastikan Pelayanan Bersih dan Bebas Penyimpangan
Seperti diketahui, hingga awal 2026 dr. Gia Pratama dan sang istri masih menjalani perjuangan untuk mendapatkan momongan setelah penantian sekitar tujuh hingga delapan tahun pernikahan.
Dokter Gia juga cukup terbuka membagikan perjuangannya bersama sang istri, termasuk menjalani program bayi tabung (IVF) dan berbagai ikhtiar lainnya.
"Bagi saya, perjalanan ini terasa amat sakral. Ini jawaban dari doa yang saya panjatkan saat embrio-embrio calon bayi saya dan istri terbentuk," tulisnya.
Artikel Terkait
Ramai Disorot, Dokter Kandungan Ini Tanggapi Kisah Dokter Gia Pratama Soal Rahim Copot: Karena Secara Anatomi
Haji Furoda 2026 Ditiadakan, Kemenhaj Tegaskan Tidak Ada Visa dari Arab Saudi dan Waspadai Penipuan
Niat ke Tanah Suci Berujung Pilu, Pasutri di Lumajang Tertipu Rp81 Juta, Diiming-imingi Berangkat Haji Lebih Cepat
Setelah 8 Tahun Menunggu dan 2 Kali Gagal, Ashanty Akhirnya Berangkat Haji Mei 2026
Berangkat Haji Tahun Ini, Purbaya Doakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Makin Bagus, Akui Ingin Tambahkan Nama Baru Setelah Pulang dari Tanah Suci