Selasa, 23 Juni 2026

Konsep Pemotretan Luna Maya dan Maxime Bouttier Tuai Pro Kontra, Aktivis Kemanusiaan Ini Minta Tak Normalisasi Konten Gender Switch, Ini Alasannya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 9 Mei 2026 | 09:30 WIB
Potret Luna Maya dan Maxime Bouttier dalam konsep pemotretan gender switch yang menuai kritik karena dinilai penyimpangan norma budaya dan agama (Instagram/lunamaya)
Potret Luna Maya dan Maxime Bouttier dalam konsep pemotretan gender switch yang menuai kritik karena dinilai penyimpangan norma budaya dan agama (Instagram/lunamaya)

"Ini bukan hanya soal foto, tapi ada masa depan bangsa dan agama yang dipertaruhkan. Seringkali nilai-nilai yang dijunjung bangsa dan agama hancur dimulai dari perbuatan-perbuatan yang dianggap sepele," pungkasnya.

Baca Juga: Bukan Hal Sepele, Komika Kukuh Adi Singgung Kasus Pelecehan Verbal di UI yang Dianggap Cuma Sekedar 'Jokes Tongkrongan': Punya Mindset Jangan Katro!

Pernyataan tersebut pun kembali memicu perdebatan di kalangan netizen. Sebagian mendukung kritik yang disampaikan Ridzqi karena dinilai mengingatkan pentingnya menjaga norma budaya dan agama.

Di tengah ramainya kritik, bahkan ada yang warganet yang meminta Luna untuk menghapus foto tersebut. 

Perdebatan pun tak terhindarkan, karena tak sedikit pula yang tetap membela Luna dan Maxime yang menilai konsep tersebut hanyalah bagian dari seni fotografi yang merepresentasikan hubungan keduanya sebagai pasangan suami istri.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @lunamaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X