SketsaNusantara.id - Konsep pemotretan anniversary pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier menuai pro kontra yang masih terus jadi perbincangan hangat di media sosial.
Pasangan selebriti tersebut sebelumnya merayakan ulang tahun pertama pernikahan mereka pada hari Kamis, 7 Mei 2026, dengan mengunggah konsep foto 'gender switch' yang dinilai tak biasa.
Dalam unggahan di Instagramnya, Luna tampil lebih maskulin mengenakan kemeja putih yang dibalut setelan jas hitam. Sementara itu, Maxime justru terlihat lebih feminin memakai gaun putih panjang layaknya pengantin wanita.
Konsep tersebut langsung mencuri perhatian publik dan memicu perdebatan di media sosial. Sebagian netizen memuji pemotretan itu karena dianggap artistik, kreatif, dan memiliki makna mendalam tentang hubungan rumah tangga mereka.
Baca Juga: Beda Usia dengan Luna Maya, Maxime Bouttier Akui Pengalaman Pribadi Bantu Peran Baru
Namun di sisi lain, tak sedikit pula yang mengkritik konsep tersebut karena dinilai bertentangan dengan norma budaya maupun ajaran agama Islam.
Luna sendiri sempat menjelaskan makna di balik konsep pemotretan anniversary tersebut. Ia memaknai konsep tersebut sebagai refleksi hubungannya dengan Maxime untuk saling memahami tanpa membedakan peran satu sama lain sebagai suami istri.
"Love beyond roles (cinta di luar peran). Di suatu tempat dalam tahun pertama cinta ini, kita berhenti bertanya siapa yang harus menjadi siapa dan justru menjadi rumah satu sama lain. Satu tahun belajar, melupakan, dan mencintai lebih dalam," tulis Luna Maya dalam unggahannya, dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @lunamaya.
Publik mulai memahami konsep pemotretan tersebut sebagai simbol hubungan rumah tangga yang saling memahami tanpa membedakan peran secara kaku antara suami dan istri. Meski begitu, kritik terhadap konsep gender switch tersebut masih terus bermunculan.
Salah satunya datang dari konten kreator sekaligus aktivis kemanusiaan, Ridzqi Suci Rahayu, yang secara terbuka menyampaikan keberatannya mengenai konsep pemotretan yang digunakan Luna-Maxime.
Menurutnya, konsep foto seperti itu tidak seharusnya dinormalisasi meski dibungkus dengan alasan seni, hiburan, maupun kampanye kesetaraan gender.
“Mau ini seni, mau ekspresi gender equality (kesetaraan gender), mau sekadar seru-seruan atau lucu-lucuan, konsep foto seperti ini nggak bisa dibenarkan dan nggak boleh dinormalisasikan," tulisnya melalui akun Instagram @ridzqisuci yang diunggah hari Jumat, 8 Mei 2026.
Ridzqi menilai konsep pertukaran pakaian pengantin antara laki-laki dan perempuan justru tidak relevan jika memang ingin menyampaikan pesan kesetaraan dalam rumah tangga.
Artikel Terkait
Luna Maya Bongkar Perbedaan Maxime Bouttier Usai Jadi Suaminya, Aktris Film Sumala: Tapi Dia Lebih...
Luna Maya Blak-blakan soal Keinginan Hamil Anak Kembar yang Masih Ditunda: Rencana ya Pengen…
Potret Luna Maya Main Padel Bareng Maxime Bouttier, Pamer Kekompakan Sebagai Pasangan
Luna Maya Ngaku Kerap Cemburu ke Maxime Bouttier Pasca Menikah, Pilih Lakukan Hal Ini untuk Menyikapinya
Syok! Melaney Ricardo Unboxing Hampers Lebaran Super Mewah dari Luna Maya dan Maxime Bouttier, Harga 1 Paket Diperkirakan Senilai 20 Juta?