Kamis, 4 Juni 2026

Selain 'Aku Harus Mati', 6 Film Indonesia Ini Pernah Menuai Kontroversi, Ada yang Sampai Diboikot hingga Dihentikan Penayangannya di Bioskop

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 6 April 2026 | 14:30 WIB
Potret poster film Kiblat hingga Kucumbu Tubuh Indahku yang judul sensitif dan poster yang mempromosikan adegan kontroversial (Instagram/moviecozy)
Potret poster film Kiblat hingga Kucumbu Tubuh Indahku yang judul sensitif dan poster yang mempromosikan adegan kontroversial (Instagram/moviecozy)

Alhasil, rumah produksi meminta maaf dan mengganti poster dengan judul film menjadi "Thaghut" yang artinya "meneymbah selain Allah".

2. Buruan Cium Gue (2004)

Film garapan produser Raam Punjabi ini juga pernah ramai jadi sorotan hingga dihentikan penayangannya di bioskop karena judul yang dianggap terlalu vulgar.

Judul film ini akhirnya diganti menjadi "Satu Kecupan". MUI hingga tokoh agama seperti Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa' Gym menyebut judul film yang dinilai provokatif karena menggambarkan perbuatan zina.

Baca Juga: Film Ghost in the Cell Bercerita Tentang Apa? Film Horor Komedi Anti Mainstream Garapan Joko Anwar yang Akan Tayang di 86 Negara

3. Kucumbu Tubuh Indahku (2018)

Film karya sutradara Garin Nugroho ini juga mendapat sorotan tajam publik karena judulnya yang dinilai terlalu sensitif oleh sebagian masyarakat.

Sempat dipromosikan di Asian Film Festival 2018, film ini menuai kritik karena dianggap bertentangan dengan budaya InIndonesia hingga dilarang tayang di 7 kota besar, termasuk Padang, Garut hingga Pontianak dan Palembang.

4. Perempuan Berkalung Sorban (2009)

Diangkat dari novel karya Abidah El Khalieqy, film "Perempuan Berkalung Sorban" sempat diboikot karena dianggap memberikan gambaran negatif terhadap kehidupan pesantren.

Pengurus Majelis Ulama Indonesia menyarankan agar film ini ditarik dari peredaran. Namun, penulis novel aslinya menjelaskan bahwa kisah yang diangkat dalam film Perempuan Berkalung Sorban pada intinya adalah tentang pemberdayaan wanita.

Baca Juga: 10 Film Biopik Pahlawan Indonesia yang Cocok Ditonton saat Hari Pahlawan 10 November, Banyak Karya Hanung Bramantyo!

Meski sempat dilarang tayang, film garapan sutradara Habung Bramantyo ini masuk 7 nominasi Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2001 dan memenangkan satu untuk kategori Pemeran Pembantu Pria Terbaik untuk Reza Rahadian.

5. Makmum (2019)

Film horor yang dibintangi Ali Syakieb dan Titi Kamal ini juga sempat mendapat sorotan tajam karena poster yang menampilkan adegan menyeramkan ketika sholat malam hari.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X