SketsaNusantara.id - Kasus dugaan pelantaran anak yang melibatkan penyanyi Denada kian meruncing pasca proses mediasi beberapa waktu lalu.
Kali ini, pihak Ressa Rizky Rossano, pemuda yang mengaku sebagai anak kandung Denada buka suara terkait penyataan kuasa hukum sang bunda.
Pemuda berusia 24 tahun itu mengaku kecewa atas sikap Denada yang mengakui statusnya melalui kuasa hukum.
“Ya pasti (kecewa), dan Ressa masih belum. merasa diakui,” ujarnya kepada awak media sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari laman YouTube Reyben Entertainment.
Dalam keterangannya, pihak Ressa juga memberikan bantahan atas beberapa pernyataan dari pihak Denada.
Salah satunya pernyataan kuasa hukum Denada yang mengaku kliennya telah menjalin komunikasi yang baik dengan Ressa.
Ronald Armada Wiyono, pengacara sekaligus menantu dari Ratih, perempuan yang mengasuh Ressa mengatakan, sebelum gugatan, kliennya tidak pernah berkomunikasi dengan Denada.
Ia menyoroti pernyataan pengacara Denada yang mengatakan kliennya telah menjalin komunikasi dengan bik selama bertahun-tahun dengan Ressa.
“Berarti sebelum ada gugatan ini, berarti dia kan pernah berkomunikasi, ini tidak pernah,” ujar Ronald.
Pria plontos itu menambahkan, Denada baru baru berkomunikasi melalui pesan WhatsApp setelah gugatan dilayangkan ke Pengadilan Negeri (PM) Banyuwangi.
Artikel Terkait
Chiki Fawzi Buka Suara Usai Dihujat Warganet Gegara Dituding 'Nebeng' Pasca Pencopotannya jadi Petugas Haji 2026, Jawab Fitnah soal Tak Lulus Tes CAT
Penyelidikan Kematian Lula Lahfah Dihentikan, Polisi Ungkap Fakta Bercak Darah, Hasil Puslabfor, dan Penyebab Meninggal Dunia
Welcome Baby Aydrean! Redza Rosli dan Bella Hanna Resmi Jadi Orang Tua Pasca Si Sulung Lahir
Bridgia Kalina Kharisma Menampilkan Lukisannya untuk Pertama Kali di Indonesia, Acha Septriasa: Hobinya Mulai Terlihat di Umur 2 Tahun
Kembali Dilarikan ke RS karena ISK, Inul Daratista Curhat Soal Kondisi Kesehatan hingga Keinginan Umrah Bareng Keluarga di Momen Ultah Putranya
Pengakuan Onadio Leonardo Setelah Rehabilitasi Narkoba, Dari Pengalaman Sesama Pengguna hingga Sindrom Peter Pan