“Buat korban, ayo lebih berani. Jangan malu ke dapur umum atau takut meminta bantuan,” ajak Khairen.
Di akhir pesannya, Khairen menyampaikan bahwa bantuan dan relawan memang penting, namun tidak akan pernah menuntaskan akar masalah.
“Donasi, bantuan, relawan, itu perlu. Tapi tidak menyelesaikan masalah utamanya,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat harus tetap bersuara dan tidak boleh diadu antar sesama rakyat.
“Tinju tangan tetap ke atas. Jangan mau diadu sesama rakyat,” katanya.
JS Khairen menjadi salah satu figur publik yang mengingatkan bahwa bencana ekologis tidak hanya menghancurkan rumah dan jiwa, tetapi juga masa depan kampung halaman yang harusnya dijaga bersama.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Sentil Pemerintah, Melanie Subono Sampaikan Pesan Menyentuh Soroti Gajah Sumatera yang Mati Akibat Terseret Banjir di Aceh: Maafkan Kami...
Seruan Kepedulian di Tengah Duka, Fiersa Besari Ajak Publik Fokus Bantu Korban Banjir Bandang Sumatera
Viral! Pesan Pengasuhan dari Virgoun Soal Ajari Anak Bertanggung Jawab Banjir Dukungan Netizen
Turun ke Lokasi Bencana! Zulkifli Hasan Janji Bantuan Berlipat untuk Korban Banjir Bandang Sumatra Barat
Tragedi Banjir dan Longsor Sumatra Memakan Korban Tewas Capai 441 Jiwa, 292 Ribu Mengungsi, Publik Serukan Kepedulian dan Gerak Cepat Pemerintah
Jumlah Korban Banjir dan Longsor Aceh, Sumbar, Sumut Tembus 442 Orang Meninggal Dunia: Berikut Rinciannya